- Sertifikat Hak Milik (SHM) adalah bukti hukum terkuat penguasaan tanah menurut UUPA No. 5 Tahun 1960.
- Biaya mengurus SHM meliputi pendaftaran Rp 50.000 dan tarif pengukuran berbeda tergantung luas tanah.
- Besaran BPHTB maksimal lima persen dari NPOPTKP, menjadikan total biaya bervariasi per tanah.
SuaraBali.id - Sertifikat Hak Milik atau SHM bukan hanya selembar dokumen, namun juga bukti hukum yang paling kuat atas penguasaan tanah yang diakui oleh negara.
Dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960, Pasal 20 SHM didefinisikan sebagai hak turun-temurun, terkuat, dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah.
Meski termasuk dokumen penting, pada kenyataannya masih banyak orang yang belum memiliki SHM dengan berbagai alasan.
Salah satunya karena biaya yang dianggap terlalu mahal dan tidak ramah di kantong. Lantas, berapa sebenarnya biaya untuk mengurus SHM?
Dalam mengurus SHM, anda dibebankan biaya untuk pendaftaran, layanan pengukuran tanah, biaya layanan, dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Biaya layanan pengukuran sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di BPN.
Berikut biaya Pengurusan SHM:
1. Biaya Pendaftaran
Saat anda sudah menyerahkan formulir yang sudah diisi bersama dengan dokumen pelengkapnya, anda akan mendapat Surat Tanda Terima Dokumen (STT) dan Surat Perintah Setor (SPS).
Baca Juga: 4 Bencana Mengintai Jika Properti Anda Belum Bersertifikat SHM
Selanjutnya, akan diarahkan untuk membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000.
2. Biaya Layanan Pengukuran Tanah
Dalam Pasal 4 UU No. 13 Tahun 2010, biaya Layanan Pengukuran yang dikenakan berbeda-beda tergantung luas tanahnya. Berikut rinciannya:
1) Luas Tanah ≤ 10 hektar : Tu = (L500 x HSBKu) + Rp 100.000)
2) Luas Tanah 10 hektar ≤ 1.000 hektar : Tu = (L4000 x HSBKu) + Rp 14.000.000)
3) Luas Tanah di atas ≥ 1.000 hektar : Tu = (L10.000 x HSBKu) + Rp 134.000.000)
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern