- Pakar: Gebrakan Menkeu Purbaya rombak pajak & bea cukai bisa tarik investasi besar ke Indonesia.
- Namun, muncul khawatir Purbaya tak akan lama menjabat karena kebijakannya menciptakan banyak musuh.
- Purbaya tegaskan ke Jaksa Agung, oknum 'nakal' di Kemenkeu tidak kebal hukum & harus ditindak.
“Jadi selama Pak Prabowo masih suka dia (Purbaya) dan mendukung ya semua akan jalan dengan baik. Tapi kalau seandainya nanti terulang cerita Sri Mulyani VS Aburizal Bakrie dimasa lalu dimana Presiden SBY memutuskan dukungan politiknya Pak Aburizal Bakrie sebagai Ketua Golkar waktu itu, itu lebih penting untuk dia daripada memiliki Menteri keuangan yang baik. Kalau itu terjadi dengan Pak Purbaya, ya celaka kita,” terang John.
Purbaya Ungkap Soal ‘Oknum’ Pajak Bea Cukai Nakal Dilindungi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan oknum pegawal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kemenkeu yang ‘nakal’ mendapat perlindungan hukum.
Purbaya membongkar alasan tersebut dihadapan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Purbaya mengaku baru mengetahui ada pegawai pajak dan bea cukai kebal dari hukum perlindungan.
Bahwa Purbaya menyebut sempat ditanya oleh Burhanuddin terkait boleh atau tidaknya pegawai Pajak hingga Bea Cukai diproses hukum.
Purbaya mengaku terkejut atas pernyataan tersebut. Ia kemudian menegaskan bahwa seluruh Masyarakat Indonesia termasuk pegawai pajak dan bea cukai sama di mata hukum.
“Saya baru tahu, saya ketemu dengan Jaksa Agung, saya nggak tahu rahasia atau nggak. Tapi rahasia juga nggak apa – apa. Dia tanya sama saya ‘Pak gimana kalau orang pajak atau bea cukai terlibat masalah hukum? Apa tuh? Diselewengkan, mencuri, segala macam, boleh nggak dihukum. Saya kan bingung, maksud Bapak apa? (Burhanuddin bertanya) boleh nggak dihukum? (Purbaya menjawab) ya hukum aja sesuai kesalahan, kan semua di mata hukum sama,” kata Purbaya.
Kontributor : Kanita
Baca Juga: Pengaruh Prabowo Sangat Kuat Sampai 5 Tahun ke Depan : Fahri Hamzah Ungkap Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida