- Mahfud MD Bongkar Eks Menkeu Lindungi anak buah dari kasus hukum
- Ungkap soal kasus korupsi ratusan triliun di masa lalu
- Purbaya diharap lebih tegas
SuaraBali.id - Mahfud MD membongkar bahwa Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani rupanya adalah sosok yang protektif, terutama kepada para anak buahnya.
“Bu Sri Mulyani itu terlalu protektif dengan anak buah. Karena di kasus yang saya tangani itu ‘Bu yang diduga terlibat ini, ini, ini. Ini harus digeser dulu’, ‘oh iya pak’ gitu katanya, tapi ya tidak dilakukan juga, karena protektif,” aku Mahfud, dikutip dari youtubenya, Rabu (5/11/25).
“Protektif itu Bu Sri Mulyani sejauh yang saya tahu itu tidak ingin anak buahnya dihukum, karena ini menurut pengakuan orang yang datang ke saya, ‘saya sudah diarahkan oleh Bu Sri Mulyani, mulai detik ini tobat’ ini pejabat eselon 1, itu sebabnya Bu Sri Mulyani merasa mungkin orang sudah tobat, lalu ketika diberitahu bahwa ini terlibat itu dia tidak ambil tindakan apa – apa,” sambungnya.
Mahfud berharap jika Menkeu Purbaya yang menjadi pengganti Sri Mulyani bisa membawa perubahan.
Perubahan yang dimaksud yakni menjadi sosok Menkeu yang tegas terhadap anak buahnya, dalam hal apapun.
“Dulu itu ketika menyambut hadirnya Menteri baru ini (Purbaya) mudah – mudahan ada Tindakan yang lebih tegas dari Menteri yang baru ini terhadap anak buah,” sebut Mahfud.
Pasalnya, menurut pengakuan Mahfud sosok Sri Mulyani adalah sosok yang selalu ingin menutupi kasus yang menimpa instansinya.
“Karena Bu Sri Mulyani itu terlalu protektif, tidak ingin ada kasus di kantornya itu terbuka ke publik dan menjadi bahan bahasan karena terjadi kejahatan, korupsi dan sebagainya,” jelas Mahfud.
Mahfud blak – blakan mengatakan hal itu, pasalnya ia sendiri mengaku pernah mengalami di lobi oleh pihak Kementerian Keuangan saat membongkar kasus pencucian uang.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Jokowi Adalah Orang yang Lugu, di Awal Pemerintahannya
“Bahkan, pernah suatu saat ketika saya sedang membongkar kasus pencucian uang yang Rp 349 Triliun itu. Dari sekian banyak daftar masuk juga ke Kejaksaan Agung, ada yang kemudian semacam di OTT oleh Kejaksaan Agung di Bandara. Sudah diberitakan kesalahannya ini, barang – barangnya yang disita ini, inisial pelakunya ini, kaget Kementerian Keuangan. Ternyata sampai sekarang tidak jelas kabarnya,” urai Mahfud.
“Kenapa? Karena waktu itu memang ada lobi – lobi dari Menteri Keuangan ada dari Kementerian Keuangan agar itu tidak dilanjutkan. Kenapa saya tahu? Karena juga ke saya, juru lobinya itu orang penting di DPR. Orang itu menemui saya, padahal itu sudah dinyatakan tersangka,” sambungnya.
Dari sosok Sri Mulyani yang selalu membela anak buahnya tersebut, Menurut Mahfud ke depannya Purbaya akan menghilangkan tradisi tersebut.
“Nah itu yang saya lihat dari Bu Sri Mulyani. Ternyata Pak Purbaya sudah mendengar langsung dari Jaksa Agung kan, memang begitu,” kata Mahfud.
Purbaya Ungkap Soal ‘Oknum’ Pajak Bea Cukai Nakal Dilindungi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan oknum pegawal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kemenkeu yang ‘nakal’ mendapat perlindungan hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI Perketat Pengawasan Internal, Pegawai Terbukti Fraud Terancam PHK dan Proses Hukum
-
17 Saksi Pembakaran Santri Diperiksa Polisi
-
7 Risiko Digital Mengintai Anak, Guru dan Orang Tua Harus Waspada
-
Minyakita Bercampur Biosolar? Ini Hasil Investigasi Bulog NTB
-
Program Makan Gratis Libur, Harga Sayur di Lombok Anjlok Parah