SuaraBali.id - Serombotan adalah salah satu menu khas Bali dari Klungkung.
Serombotan khas Klungkung Bali serupa sayur urab namun dengan bumbu dan varian yang berbeda dari sayur urab kebanyakan.
Serombotan berbahan dasar sayur-sayuran seperti bayam, kangkung, kacang panjang, tauge, pare, terong, dan sebagainya.
Ciri khas serombotan terletak pada bumbunya yang disebut basa koples dengan ciri khas cita rasa pedasnya.
Namun serombotan berbeda dari pecel yang bumbunya dominan manis dan sangat terasa aroma kencur maupun daun jeruknya.
Tambahan kelapa parut panggang juga memberikan aroma khas dan rasa gurih.
Di Balik Nama Gumi Serombotan
Anda mungkin pernah mendengar Gumi Serombotan Klungkung, ya istilah ini berhubungan erat dengan makanan tradisional khas Bali ini.
Istilah ini juga berasal dari kata gumi yang berarti bumi atau tempat, dan serombotan, makanan khas yang menjadi ikon kuliner Klungkung.
Baca Juga: Meski Berada di Balik Jeruji, Agus Difabel Nikahi Gadis Dengan Prosesi Perkawinan Keris
Gumi Serombotan bukan hanya sekadar menggambarkan asal-muasal hidangan ini.
Sebagaimana diceritakan, bahwa dulunya, serombotan adalah hidangan para raja di Kerajaan Klungkung.
Klungkung dikenal memiliki tradisi kuliner yang istimewa sebagai pusat pemerintahan dan budaya di Bali.
Mengapa mirip dengan pecel dari Jawa Timur juga bukan tanpa alasan.
Hal ini tak lepas dari sejarah interaksi budaya yang terjadi di masa lampau.
Meski awalnya eksklusif untuk bangsawan, serombotan kini telah menjadi makanan rakyat yang dapat dinikmati siapa saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis