Filosofi di balik serombotan, yang merupakan perpaduan berbagai bahan berbeda yang berpadu harmonis dan mencerminkan kehidupan masyarakat Klungkung yang penuh keberagaman, namun tetap hidup rukun.
Hidangan ini menjadi simbol harmoni yang hidup, seolah menegaskan bahwa keragaman adalah kekuatan, bukan perbedaan.
Cara Makan Serombotan
Biasanya, serombotan disajikan dengan tipat (ketupat) atau nasi hangat, menjadikannya makanan yang lezat sekaligus mengenyangkan.
Pada beberapa kesempatan, hidangan ini juga diperkaya dengan mi bihun sebagai pelengkap.
Namun anda juga bisa menambahkan berbagai macam protein seperti telur rebus, sate lilit, tum ayam, pepes ikan dan lain sebagainya.
Saat ini harga serombotan di Klungkung bisa dibeli mulai dari harga Rp5.000,00 saja.
Makanan ini memang sangat terjangkau dan sehat serta cocok bagi anda yang vegetarian.
Ada banyak pedagang serombotan di warung-warung sekitar kota.
Baca Juga: Meski Berada di Balik Jeruji, Agus Difabel Nikahi Gadis Dengan Prosesi Perkawinan Keris
Namun, jika ingin mendapatkan suasana Klungkung yang lebih terasa, anda bisa mampir Pasar Senggol Semarapura sambil menikmati hiruk pikuk jantung Kota Klungkung.
Bila anda tak bisa ke Klungkung, anda juga bisa membelinya di berbagai tempat seperti halnya di Denpasar.
Biasanya tipat serombotan dijual pada warung yang menjual tipat cantok hingga rujak kuah pindang.
Salah seorang pedagang di Denpasar Timur, Ni Wayan Sudarmi mengatakan bahwa serombotannya laris saat siang hari ataupun sore hari.
“Biasanya untuk makan siang atau makan malam, yang beli mulai 5 ribu hingga 10 ribu,” ujar perempuan asal Desa Gunaksa, Klungkung ini.
Ia sudah menjual serombotan selama kurang lebih 6 tahun dan serombotannya biasanya habis terjual sebelum pukul 8 malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka