Eviera Paramita Sandi
Kamis, 08 Agustus 2024 | 20:58 WIB
Mantan Rektor Unud I Nyoman Gde Antara dan pengacara Hotman Paris pasca persidangan di Pengadilan Tipikor Kota Denpasar, Kamis (22/02/2024). [SuaraBali.id/Putu Yonata Udawananda]

SuaraBali.id - Mantan Rektor Universitas Udayana, I Nyoman Gede Antara tutup usia pada usia 60 tahun pada Kamis (8/8/2024) pukul 07.20 WITA. Antara berpulang setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Kabupaten Badung.

Direktur RSD Mangusada, dr. Ketut Jarta mengungkapkan jika pihak keluarga tidak mengizinkan pihak rumah sakit untuk mempublikasi diagnosis yang dialami Antara.

“Karena atas permintaan keluarga kami tidak diizinkan menyebut masalah diagnosis,” ujar Jarta saat ditemui di RSD Mangusada, Kamis (8/8/2024).

Namun, Jarta menjelaskan kronologi dirawatnya Mantan Rektor Unud periode 2021-2023 itu. Antara disebut mendatangi Unit Gawat Darurat (UGD) RSD Mangusada pada Senin (5/8/2024) malam sekitar pukul 22.00 WITA.

Dia datang dengan keluhan mual dan sudah buang air besar sebanyak empat kali. Selain itu, Antara juga disebut mengalami penurunan tekanan darah dan hemoglobin pada saat itu.

Namun, Jarta menyebut Antara sudah mendapatkan penanganan oleh tim medis di UGD.

“Datang dengan keluhan mual-mual dan di rumah sudah empat kali buang air besar. Pada saat itu memang ada penurunan tensi dan sudah diatasi oleh tim kami di UGD,” imbuh Jarta.

Selanjutnya, Antara dirawat inap di rumah sakit tersebut. Dalam jangka waktu beberapa hari itu, kondisinya disebut mengalami naik turun.

Antara juga sempat menerima transfusi darah untuk menstabilkan kondisinya. Namun, transfusi tersebut tidak memberi hasil signifikan.

Baca Juga: Terpidana Kasus Makar Yoran Pahabol Meninggal Dunia Akibat Stroke

Kemudian pada Kamis (8/8/2024) pagi, Antara sempat mengeluh lemas setelah dari kamar mandi. Sesaat setelahnya, dia jatuh pingsan dan sempat mengeluh nyerI pada dadanya.

Pihak dokter sudah sempat menolong dengan memberikan resusitasi pada jantung, paru-paru, dan otak namun tidak tertolong.

“Waktu dari kamar mandi dia memang agak mengeluh nyeri dada itu langsung pingsan, begitu infonya,” tuturnya.

Jarta menyampaikan jika jenazah Antara masih berada di RSD Mangusada. Dia menyampaikan jika pihak keluarga baru akan mengupacarai jenazah pada Jumat (9/8/2024) besok.

“Saat ini jenazah beliau ada di kamar jenazah, mungkin rencananya besok diupacarai,” pungkasnya.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Load More