SuaraBali.id - Sungguh malang Nasib seekor anjing di pinggir jalan ini. Tanpa tahu apa salah dan dosanya, ia harus merasakan sakit yang luar biasa lantaran diduga keracunan.
Dalam sebuah kamera CCTV terekam seekor anjing kejang-kejang mendadak di pinggir jalan setelah menyantap sebuah makanan.
Awalnya, anjing ini terlihat sedang berlarian di pinggir jalan. Namun setelah melihat ada makanan yang menarik hatinya, ia kemudian berhenti dan menghampiri makanan tersebut.
Makanan itu diletakkan di halaman depan sebuah toko. Setelah dihampiri oleh anjing tersebut, ia tak segan-segan langsung menyantapnya.
Namun selang satu menit setelah menyantap makanan itu, Anjing ini langsung kejang-kejang.
Usut punya usut, makanan yang baru saja dilahapnya itu diduga sengaja diberi racun oleh seseorang dan diletakkan sebagai umpan.
Menurut informasi, peristiwa ini terjadi pada Minggu (14/1/2/4) di Jalan Tirta Nadi Sanur, Bali. Video tersebut sontak mengundang komentar dari warganet.
Bahkan banyak yang tak habis pikir dengan manusia yang tega meracuni anjing tersebut. Ada pula warganet yang mengeluh lantaran salah satu anjingnya juga pernah menjadi korban diracuni.
“Jahat banget ya Allah ... moga karma berlaku yang ngeracuni,” tulis akun @raishafn.
Baca Juga: HIPMI Bali Sebut Kebijakan Pajak 40 Persen Jasa Hiburan Bebani Pelaku Pariwisata
“Ya Allah laknat sekali orang yg berbuat ini ,” sahut @dapur_aby_.
“gk cmn d sanur aja, di mana2 byk yg model bgni. di padang sambian jg ada. depan vihara sakyamuni tepatnya anjing sy jg pernah kena. langsung mati d tmpt. pdhal anjing sy hanya jalan2 sore, tidak diliarkan,” ujar @trisnalestari.
“Jadi mau liat anak turunannya diracunin dan kejang kejang kayak gitu deh. RIP Anabul2 diBali yang diracun sama orang2 yang hatinya sudah tertutup mati,” ucap @ikayudiniati.
Kontributor: Kanita Auliyana Lestari
Berita Terkait
-
Kenaikan Pajak Hiburan Dinilai Berbahaya bagi Bali, Hotman Paris Minta Jokowi Batalkan
-
Pengusaha Hiburan di Bali Ajukan Judicial Review Kenaikan Pajak
-
Polda Bali Periksa 3 Saksi Dugaan Ujaran Kebencian Arya Wedakarna
-
Awas! Pajak Pariwisata Naik Drastis di Bali, Pengusaha: Kita Ketinggalan dengan Thailand
-
Bawaslu Bali Sebut Pengawasan Logistik Krusial untuk Cegah Pidana Pemilu
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang