SuaraBali.id - Pengacara Hotman Paris turut memberikan suaranya terkait kenaikan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk jasa hiburan dari 15 persen menjadi 40-75 persen.
Pengacara yang juga merupakan pengusaha itu meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar bisa mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) terkait peraturan tersebut.
Usulan tersebut diungkapkannya saat hadir dalam dalam kegiatan rapat bersama pelaku usaha dalam penolakan terhadap peraturan pajak hiburan di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (15/01/2024).
“Atas dasar itu agar Pak Jokowi segera mengeluarkan Perppu untuk tidak memberlakukan pajak 40-70 persen untuk hiburan. Karena tidak ada satu pun negara di dunia yang memberlakukan pajak hiburan sampai 75 persen,” ujar Hotman.
Dalam rapat itu, para pengusaha juga menyetujui untuk melakukan tahap uji materiil kepada Mahkamah Konstitusi (MK) terkait peraturan tersebut. Namun, Hotman menilai tahapan tersebut bisa dilakukan tapi akan memakan waktu lama.
Maka dari itu, menurut Hotman jalan paling cepat yang dapat dilakukan adalah dengan mengajukan Perppu tersebut.
Terlebih, Hotman juga menilai peraturan pajak hiburan tersebut akan memberikan efek yang fatal khususnya di Bali. Tingginya pajak dinilai berpotensi bisa menurunkan minat turis untuk berwisata ke Bali dan memberikan dampak bagi para karyawan di sektor pariwisata.
“Paling cepat adalah (mengeluarkan) Perppu, karena kalau harus menunggu uji material lama. Mumpung sebelum pemilu ini saatnya pak Jokowi memberikan hal yang sangat membantu rakyat,” tuturnya.
“Seseorang mau ke karaoke, tapi disuguhi invoice 40 persen di luar tarif, dia gak akan mau datang lagi. Akhirnya karaokenya tutup, akhirnya pegawainya akan PHK. Akibatnya sangat banyak,” imbuh dia.
Baca Juga: Bawaslu Bali Sebut Pengawasan Logistik Krusial untuk Cegah Pidana Pemilu
Hotman juga menilai jika Perppu tersebut berhasil dikeluarkan presiden, maka proses uji materiil di MK akan bisa berjalan lebih mulus. Terlebih, dia juga menekankan agar Perppu tersebut bisa dikeluarkan sebelum Pemilu tanggal 14 Februari nanti.
“Makanya sekarang mumpung menjelang 14 Februari, gerakkan semua agar Perppu keluar. Itu cara terbaik untuk pertama dulu. Kalau Perppu sudah keluar, nanti MK akan lebih mulus,” ujarnya.
Untuk mendorong presiden mengeluarkan Perppu, Hotman meminta agar kasus ini terus didorong sampai mendapat perhatian.
“Ya, you know Indonesia. Kalau semakin banyak postingan, semakin banyak di media, media mendukung, itu akan mendapat perhatian,” ujarnya.
Hotman juga membandingkan peraturan pajak hiburan tersebut dengan negara lain seperti Thailand yang hanya memberlakukan pajak hiburan sebesar 5 persen. Selain Thailand, dia juga membandingkan destinasi top dunia seperti Dubai yang membebaskan pajak minuman alkohol.
Kenaikan pajak hiburan ini tertuang pada Undang-undang nomor 1 tahun 2024 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Peraturan tersebut juga sudah mulai diturunkan menjadi Peraturan Daerah di beberapa kabupaten di Bali meliputi Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel