Andi Ahmad S
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB
Tim SAR Bali saat melakukan evakuasi kepada korban, Sabtu (24/10). [Humas Basarnas Bali].
Baca 10 detik
  • Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah perempuan tanpa identitas di Pantai Nyang-Nyang Badung pada Sabtu sore.
  • Korban yang diduga warga negara asing tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing di lokasi kejadian.
  • Jenazah tanpa identitas itu berhasil dievakuasi setelah dua jam dan langsung dibawa ke RSUP Prof Ngoerah.

SuaraBali.id - Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang perempuan tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pantai Nyang-Nyang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (24/10/2026) sore.

Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu Sidiarta, mengatakan laporan penemuan jenazah diterima petugas siaga SAR pada pukul 17.20 WITA dari Resana, Kelian atau Kepala Desa Pecatu.

Berdasarkan laporan yang diterima, jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing di pinggir Pantai Nyang-Nyang sekitar pukul 16.50 WITA.

"Pemancing kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak berwajib dan Kelian Desa Pecatu, yang selanjutnya meminta bantuan evakuasi kepada tim SAR," kata Wahyu dalam keterangan tertulis, Sabtu malam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, operator komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung berkoordinasi dengan Kelian Desa Pecatu, Bhabinkamtibmas Pecatu, serta petugas ambulans.

Pada saat bersamaan, personel SAR mempersiapkan peralatan evakuasi. Sekitar pukul 17.40 WITA, lima personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Sekitar 30 menit kemudian, tim tiba di Pantai Nyang-Nyang. Personel selanjutnya membagi tugas sebelum melakukan proses evakuasi bersama unsur SAR gabungan.

Berdasarkan pengamatan awal terhadap warna kulit dan ciri-ciri wajah, jenazah tersebut diperkirakan merupakan warga negara asing (WNA). Namun, identitas dan kewarganegaraan korban belum dapat dipastikan.

Setelah melalui proses evakuasi di lokasi, jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.30 WITA.

Baca Juga: Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

"Kita evakuasi kurang lebih dua jam. Dan selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah dengan menggunakan ambulans Yayasan Masjid Alfatah," ujar Wahyu.

Hingga proses evakuasi selesai, identitas korban serta waktu dan penyebab pasti kematiannya belum diketahui.

"Penanganan lebih lanjut diserahkan kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya.

Kontributor : M Dafi

Load More