SuaraBali.id - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyerukan agar tidak ada kalangan yang meremehkan anak muda Indonesia. Dia menceritakan saat dirinya dirawat di Singapura selama dua bulan, tugas-tugasnya dikerjakan oleh para deputinya yang disebutnya sebagai anak muda.
Deputi yang dia maksud adalah Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenkomarves, Mochammad Firman Hidayat dan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenkomarves, Rachmat Kaimuddin.
“Saya ingin katakan, kita harus pakai anak-anak muda. Ini kalau orang-orang di sekeliling saya bukan yang muda seperti Rachmat, Firman, tidak akan bisa seperti ini,” ujarnya saat kegiatan Evaluasi Kinerja Kemenkomarves 2023 Menuju Indonesia Emas 2045 di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Jumat (22/12/2023).
“Mereka yang mendesain semua ini. Saya selama sakit kemarin itu, yang datang melihat saya semua memuji Indonesia. Saya bilang itu yang bikin anak-anak muda Indonesia,” imbuh dia.
Dalam kegiatan tersebut, Luhut beberapa kali mengingatkan peran anak muda yang kelak akan menjadi pemimpin Indonesia kedepannya. Selain itu, dia juga mengingatkan agar kaum orang tua tidak memandang anak muda ingusan lagi.
“Sekali lagi, jangan kita merendahkan anak muda Indonesia. Jangan kita bilang istilah ingusan itu, lupain itu. Kita yang ingusan, karena sudah tua. Jadi mereka justru yang akan menjadi embrio membuat Indonesia hebat,” tutur Luhut.
Dia mengajak semua kalangan untuk mendukung anak muda jika terpilih sebagai pemimpin di Indonesia. Dia meyakini jika anak muda juga mampu membawa Indonesia menjadi lebih hebat.
“Saya ajak kepada kita semua, ayo kalau nanti anak-anak muda terpilih jadi pemimpin di republik kita ini yang akan datang, kita dukung. Kita harus bangga kita ikut mendukung anak-anak muda membuat Indonesia lebih hebat,” tutur Luhut.
Menyinggung mengenai pemimpin Indonesia dari kalangan anak muda, menjadi pertanyaan jika Luhut berniat mendukung kalangan anak muda pada Pilpres 2024 ini. Seperti yang diketahui, Cawapres Gibran Rakabuming Raka adalah kontestan termuda pada Pilpres nanti.
Ketika ditanya apakah dirinya mendukung Gibran, Luhut memberikan komentarnya. Dia mengaku mendukung siapa pun anak muda yang berniat untuk memajukan bangsa terlepas dari apa pun latar belakangnya.
Namun, dia juga menjelaskan jika memang Gibran dan anak muda lainnya memiliki karakter dan niat yang bagus, lebih baik diberikan dorongan ketimbang dimatikan karakternya.
“Saya mendukung yang muda, siapa saja dia. Tidak ada urusan saya, apa urusan saya sama Gibran?” ujar Luhut.
“Tapi kalau menurut saya, kalau dia bagus jangan kita bunuh dong, kita dorong dong,” imbuhnya.
Kehadiran Luhut di Bali juga menjadi lawatan tugas pertamanya setelah selama dua bulan dirawat di Singapura.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Tag
Berita Terkait
-
Luhut Jalankan Tugas Perdana Pasca Dirawat di Singapura, Ngaku Punya Hobi dan Rutinitas Baru untuk Jaga Kesehatan
-
TKD KIM ke Pura Besakih, Bersumpah Tak Main-main Menangkan Prabowo-Gibran
-
Gimick Politik Gemoy Ala Prabowo-Gibran Ditanggapi PDIP : Kami The Real Politics
-
Hasto Kristiyanto Sebut Status Keanggotaan Bobby Nasution Otomatis Gugur di PDIP
-
Bupati Lombok Tengah : Jika Pasangan Nomor 2 Menang, Pembangunan KEK Mandalika Berlanjut
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto