SuaraBali.id - Status Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution sebagai kader PDI Perjuangan masih tanda tanya usai terang-terangan menyatakan dukungan terhadap Paslon Prabowo-Gibran. Bahkan, Bobby juga digadang-gadang sudah masuk sebagai anggota tim pemenangan paslon nomor urut 2 itu.
Merespons isu itu, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menjelaskan jika status keanggotaan Bobby di PDIP otomatis sudah gugur karena bertentangan dengan konstitusi. Konstitusi yang dimaksud karena memberi dukungan terhadap paslon Prabowo-Gibran yang dinilai menimbulkan kontroversi.
Hal tersebut dinilai sudah cukup untuk otomatis menggugurkan statusnya sebagai anggota PDI Perjuangan.
“Istilahnya adalah, ketika Mas Gibran sudah menjadi calon wakil presiden melalui proses yang masih menimbulkan banyak kontroversi dan menimbulkan persoalan etika dan manipulasi hukum, dan Mas Bobby memberikan dukungan, konstitusi yang melarang itu,” ujar Hasto saat ditemui dalam kegiatan AFEO di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (22/11/2023).
“Sehingga otomatis keanggotaannya di PDI Perjuangan dengan statusnya gugur secara otomatis. Jadi itu yang terjadi, secara otomatis (gugur) karena pilihan,” imbuh Hasto.
Bobby sendiri diberitakan sudah diberikan surat tanda tidak memenuhi syarat keanggotaan partai oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Medan karena memberikan dukungannya kepada paslon Prabowo-Gibran.
Namun, ketika Hasto ditanya soal langkah tegas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Hasto berdalih jika konstitusi mengatur lebih tegas ketimbang peraturan partai.
Meski begitu, dia enggan menjelaskan langkah lebih lanjut yang akan diambil PDIP mengenai keanggotaan menantu Presiden Joko Widodo itu.
“Loh itu tegas, konstitusi kan lebih tegas daripada peraturan partai. Konstitusi itu lebih tegas dari peraturan, di atas segalanya,” ujarnya.
Baca Juga: Bule Ukraina Dideportasi Setelah Paspornya Diambil Teman Gara-gara Rusakkan Mobil
Kehadiran Hasto di Bali juga untuk turut mendampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat melaksanakan konsolidasi internal partai di Bali pada Rabu (22/11/2023) hari ini.
Kontributor Bali : Putu Yonata Udawananda
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji
-
Jarang Terjadi! Para Raja dan Sultan Datangi Istana Tagih Janji Prabowo soal Bandara Bali Utara
-
Indonesia Siapkan 'Karpet Merah' Investor Asing di Bali, Pajak Nol Rupiah!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka