SuaraBali.id - Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri ditunjuk sebagai ketua tim kampanye daerah (TKD) NTB pasangan Prabowo-Gibran. Saat ini tim yang ada di masing-masing kabupaten dan kota di NTB masih menganalisa potensi suara yang bisa diperoleh.
“Kami akan kumpul kembali. Setiap kabupaten masih menganalisa berapa kira-kira posisi kemenangan kita,” kata ketua tim kampanye daerah (TKD) Provinsi NTB pasangan Parbowo-Gibran H. Lalu Pathul Bahri, Senin (21/11/2023).
Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini mengaku belum bisa menyebutkan posisi suara pasangan Prabowo-Gibran di NTB. Namun diharapkan, perolehan suara Menteri Pertahanan RI ini masih tetap mendominasi di NTB.
“Pada posisi berapa sekarang, belum bisa kita sampaikan pada kesempatan ini. Mudah-mudahan suara yang dulu masih tetap bahkan lebih itu menjadi harapan,” ucap Pathul.
Pada pemilihan presiden lima tahun lalu, posisi Prabowo Subianto berada pada angka 70 persen lebih. Sedangkan pada pemilihan tahun 2024 mendatang, bisa mendapatkan suara yang lebih tinggi.
“Kita berharapnya lebih ya,” harapnya.
Pathul Bahri memastikan jika pasangan nomor 2 menang maka pembangunan di KEK Mandalika akan terus berkelanjutan. Pembangunan ini bukan karena cawapresnya anak Presiden Joko Widodo melainkan program-program yang sudah berjalan harus tetap menjadi perhatian.
“Insya allah. Tidak seperti itu, tapi kan yang namanya pembangunan berkelanjutan sustainable ini menjadi keharusan bagi pemerintah. Kan sia-sia kalau aset yang begitu besar masuk ke NTB ini tidak perjuangkan bersama,” katanya.
Masa kampanye akan dimulai pada tanggal 28 November mendatang, Pathul mengaku masih berkoordinasi dengan tim ditingkat pusat. Karena melihat kondisi yang wilayah dan waktu kampanye yang cukup singkat, ia memaklumi jika pasangan calon presiden yang diusung tidak datang ke NTB.
Baca Juga: Aksi Bela Palestina di Lombok Tengah, Warga Sumbang Cincin Hingga Koin Emas
“Kami masih berkoordinasi. Karena memang melihat dari keadaan wilayah dan waktu yang dekat. Apalagi provinsi di Pulau Jawa itu juga berdekatan dan Sumatera dan disini pemilih besar,” katanya.
Jumlah pemilih di NTB masih lebih sedikit jika dibandingkan dengan provinsi-provinsi dengan jumah penduduk yang lebih banyak. Daerah-daerah ini biasanya menjadi incaran pada pasangan calon untuk bisa meningkatkan perolehan suara pada pemungutan suara 14 Februari mendatang.
“Karena memang provinsi besar menjadi incaran yang harus menjadi perhatian. Bukan berati tidak sayang sama Provinsi NTB tapi beberapa waktu lalu beliau (Prabowo red) juga pernah datang,” ujarnya.
Kalaupun Capres Prabowo tidak datang ke NTB, Pathul berharap Cawapres Gibran bisa datang untuk menyapa warga di NTB. Kedatangan salah satunya baik capres maupun cawapres ini disebut bisa meningkatkan perolehan suara.
“Ini juga tim nya banyak yang d ipusat. Kenapa banyak agar bisa memberikan edukasi kepada warga NTB lebih-lebih kami yang jadi tim,” ucapnya.
Kontributor: Buniamin
Tag
Berita Terkait
-
Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia
-
Zulhas Minta Waktu Sebulan ke Prabowo untuk Benahi Tata Kelola MBG
-
Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka