Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg

Upah kupas bawang mendadak viral setelah pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto

Muhammad Yunus
Senin, 17 Agustus 2026 | 12:07 WIB
Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg
Aktivitas pekerja kupas bawang merah di Lombok Barat [SuaraBali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan upah kupas bawang mencapai Rp700 ribu dalam pidato kenegaraan Jumat (14/8/2026).
  • Nani, pekerja di Lombok Barat, mengungkapkan upah sebenarnya hanya Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram.
  • Pekerja hanya memperoleh sekitar Rp100 ribu per minggu karena upah tidak pernah mencapai Rp700 ribu.

SuaraBali.id - Upah kupas bawang mendadak viral setelah pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, Jum’at (14/8/2026).

Dalam pidato tersebut, Presiden RI menyebut upah kupas bawang mencapai Rp700 ribu per kg. Hal ini menjadi perhatian semua pihak.

Padahal kenyataannya, upah kupas bawang sangat murah yaitu hanya Rp500 per kilo.

Salah seorang pekerja kupas bawang merah di Lombok Barat, Nani mengatakan pekerjaan tersebut sudah dilakoni sejak dua tahun terakhir.

Baca Juga:Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa

Sejak saat itu hingga saat ini belum pernah ada kenaikan upah dan masih bertahan di angka Rp500 per kilo.

“Tahun ini baru dua tahun. Dan upahnya Rp500 per Kg. Kadang-kadang naik kalau ukuran bawangnya itu kecil itu bisa Rp750 – Rp1.000,” katanya Senin (17/8/2026).

Ia mengatakan, pekerjaan kupas bawang masih tetap dikerjakan karena bisa dikerjakan sambil menjaga anak.

Selain itu belum ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan. Apalagi rata-rata pekerja kupas bawang ini para ibu rumah tangga dan bahkan ada yang sudah lansia.

Untuk bisa mendapatkan 50 Kg per hari, itu dilakukan dari pagi hingga malam hari tanpa henti.

Baca Juga:Update Kebakaran KMP Putri Yasmin: Korban Selamat Terus Bertambah, 39 Penumpang Baru Tiba di Lembar

Diakuinya, pekerjaan ini tidak membutuhkan keahlian khususnya. Hanya membersihkan bawang sehingga bisa lebih layak untuk dijual dan memiliki nilai lebih tinggi.

“Untuk bisa dapat 50 Kg itu kita duduk dari jam 08.00 pagi sampai 23.00 malam. Itu kalau banyak bawang yang datang untuk dibersihkan,” ungkapnya.

Sementara itu, bawang yang dibersihkan didatangkan dari Pasar Induk Mandalika. Para pengusaha bawang biasanya mencari pekerja pengupas agar bawang yang dijual bisa lebih menarik.

“Didatangkan dari Pasar Mandalika. Jadi kita nunggu di rumah. Kalau ada bawang kita kupas. Kalau tidak ada ya nganggur seharian,” ujarnya.

Sama halnya dengan Nurisah pengupas bawang lainnya. Pembagian upah kupas bawang ini biasa diberikan sekali seminggu.

Dalam seminggu upah kupas bawang yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp100 ribu atau sebanyak 2 kwintal bawang merah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini