- Seekor king kobra jantan sepanjang 3,46 meter ditemukan di bawah kasur rumah warga Tabanan, Bali, Minggu (27/9).
- Pemilik rumah mendapati ular berbisa tersebut setelah mencium bau tak sedap dan langsung melapor kepada pihak yayasan.
- Yayasan Reptil Asih Tabanan berhasil mengevakuasi ular yang diduga bersembunyi usai memangsa sesuatu pada Senin (28/9).
SuaraBali.id - Seekor ular King Kobra sepanjang 3,46 meter bersembunyi di bawah kasur yang ditemukan oleh seorang warga di Banjar Penulisan, Desa Batu Aji, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali.
Ular yang berbisa itu, membuat syok pemilik rumah yang diketahui berada di bawah kasur setelah pemilik rumah mencium bau tak sedap saat tidur pada Minggu (27/9) malam.
"Jenis ular King Kobra jantan dengan panjang 3,46 meter," kata Astrid selaku Ketua Yayasan Reptil Asih Tabanan, Senin (28/9).
Kemudian, ular itu dievakuasi pihaknya pada Senin (28/9). Dan ular itu sebelumnya diketahui pemilik rumah merayap di depan rumahnya.
Baca Juga:9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya
"Pemilik rumah sebelumnya melihat ular merayap di depan rumah tiga hari lalu. Dikira tidak masuk ke rumah," imbuhnya.
Namun pada Minggu (27/9) malam, saat pemilik rumah ingin tidur mencium bau tak sedap dari bawah kasur.
![Yayasan Reptil Asih Tabanan saat mengevakuasi ular king kobra di Desa Batu Aji, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali, Senin (28/9) [SuaraBali.id/Yayasan Reptil Asih Tabanan]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/29/21031-ular-king-kobra.jpg)
Awalnya, pemilik rumah mengira bau tersebut berasal dari kotoran hewan. Tetapi, setelah diperiksa, ternyata terdapat seekor king kobra yang sedang melingkar di bawah kasur.
Selanjutnya, pemilik rumah melaporkan keberadaan ular itu kepada Yayasan Reptil Asih Tabanan.
"Semalam, saat dicek (dan) mau bersih-bersih dilihatlah ular melingker dan melapor ke kita," ujarnya.
Baca Juga:Bayi Dijual Rp35 Juta di Tiktok Terbongkar
Pihaknya, memastikan ular itu bukan sedang bersarang di bawah kasur. Ular tersebut diduga bersembunyi setelah memangsa sesuatu.
Tim Yayasan Reptil Asih Tabanan kemudian melakukan evakuasi terhadap ular tersebut dari rumah warga.
"Bukan (bukan bersarang), dia habis makan," ujar Astrid.
Kontributor : M Dafi