9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

Memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap berbagai sektor kehidupan di Pulau Dewata

Muhammad Yunus
Minggu, 27 September 2026 | 13:11 WIB
9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya
Gubernur Bali Wayan Koster evaluasi jalannya kebijakan menggunakan busana adat Bali di Denpasar, Sabtu (26/9/2026) [SuaraBali.id/ANTARA/Ho-Pemprov Bali]
Baca 10 detik
  • Gubernur Bali Wayan Koster mengevaluasi kebijakan busana adat di Denpasar pada Sabtu, 26 September.
  • Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2018 mewajibkan penggunaan busana adat untuk memperkuat identitas budaya lokal.
  • Kebijakan tersebut berhasil mendongkrak perekonomian masyarakat serta industri penenun dan UMKM di Bali.

SuaraBali.id - Gubernur Bali Wayan Koster mengevaluasi jalannya kebijakan penggunaan busana adat Bali yang telah berjalan selama sembilan tahun, sejak diberlakukan melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018.

"Masyarakat Bali memberikan respons yang sangat positif terhadap kebijakan penggunaan busana adat Bali, hal ini terlihat dari semaraknya para pegawai pemerintah, hotel, restoran, bank, mal, para siswa, dan generasi muda, serta berbagai komponen masyarakat lainnya yang dengan bangga menggunakan busana adat Bali,” kata Koster dalam keterangan di Denpasar, Sabtu (26/9).

Respons dari masyarakat tersebut ia lihat sudah terbukti memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap berbagai sektor kehidupan di Pulau Dewata.

Gubernur menjelaskan bahwa kebijakan menggunakan busana adat Bali ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga mendongkrak perekonomian lokal secara nyata.

Baca Juga:Bayi Dijual Rp35 Juta di Tiktok Terbongkar

"Ternyata, penggunaan busana adat Bali berdampak sangat positif terhadap perkembangan industri busana adat, meliputi penenun, penjahit, desain busana adat Bali untuk kegiatan adat dan kantor, peningkatan produksi busana adat Bali, UMKM, butik, dan mata rantai lainnya yang berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat Bali," ujar Koster.

Ia sendiri mengakui bahwa langkah kebijakan ini memang dirancang sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat karakter masyarakat setempat.

"Penggunaan busana Adat Bali merupakan bagian dari strategi untuk semakin memperkuat identitas, karakter, dan jati diri, serta rasa cinta masyarakat Bali dalam menampilkan diri sebagai anak Bali yang berbudaya,” ucapnya.

Momen evaluasi sembilan tahun ini sendiri disampaikan bertepatan dengan Hari Suci Purnama Kapat serta rangkaian Karya Ngenteg Linggih di Pura Puncak Duwur Sari, Desa Adat Pancasari, Kabupaten Buleleng, yang merupakan pura sakral salah satu titik awal peradaban Bali Kuano.

Adapun kebijakan yang diatur melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tersebut resmi berlaku sejak 26 September 2018 dan diluncurkan pada 11 Oktober 2018.

Baca Juga:Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Dalam ketentuan regulasi tersebut, penggunaan busana adat Bali diwajibkan secara rutin pada setiap hari Kamis, Hari Suci Purnama, Hari Suci Tilem, serta Hari Jadi Provinsi Bali setiap tanggal 14 Agustus.

Pemprov Bali memberlakukan aturan busana adat ini mencakup seluruh lingkungan lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta di wilayah Provinsi Bali.

Sementara itu, bagi masyarakat adat nusantara lainnya yang tinggal di Bali, peraturan memberikan keleluasaan untuk menggunakan busana adat Bali ataupun busana adat dari daerah asal masing-masing.

Gubernur menguraikan bahwa aturan ini memiliki tujuan utama untuk menjaga kelestarian busana adat, meneguhkan jati diri, menyelaraskan fungsinya dengan pemajuan kebudayaan, mengenali nilai estetika hingga spiritual, serta mendorong peningkatan pemanfaatan produk lokal.

Antusiasme warga pun kini semakin tinggi karena busana adat tidak hanya dipakai pada hari yang ditentukan, tetapi juga pada hari-hari lain.

Atas kedisiplinan tersebut, Gubernur Bali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini