Rekor Baru! 4 Bulan Tanpa Hujan, Wilayah Ini Jadi Paling Kering di Bali

Curah hujan yang ringan itu tidak memenuhi kriteria musim hujan karena dasarian berikutnya cuaca di Bali kering kembali

Muhammad Yunus
Selasa, 29 September 2026 | 12:29 WIB
Rekor Baru! 4 Bulan Tanpa Hujan, Wilayah Ini Jadi Paling Kering di Bali
Ilustrasi: Warga menggembala ternak di persawahan yang kering terdampak musim kemarau di Desa Wening Galih, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026). [ANTARA FOTO]
Baca 10 detik
  • BMKG Stasiun Klimatologi Bali mencatat rekor hari tanpa hujan terpanjang selama 123 hari di Desa Sumberklampok pada 29 September 2026.
  • Fenomena El Nino global yang diperkirakan bertahan hingga awal 2027 menyebabkan 18 wilayah di Bali mengalami kekeringan ekstrem panjang.
  • Provinsi Bali diprakirakan mulai memasuki musim hujan pada akhir November 2026 dan mencapai puncaknya pada Februari 2027.

SuaraBali.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Bali mengungkapkan rekor hari tanpa hujan (HTH) di Bali terjadi di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng selama 123 hari.

“HTH terpanjang dicatat pos hujan Sumberklampok di Gerokgak menjadi rekor terpanjang,” kata Prakirawan Stasiun Klimatologi Bali Trayi Budi Samantu di Denpasar, Selasa 29 September 2026.

Berdasarkan pemantauan hingga 28 September 2026, hujan sempat turun di beberapa lokasi di Bali dalam intensitas ringan pada dasarian pertama.

Namun, curah hujan yang ringan itu tidak memenuhi kriteria musim hujan karena dasarian berikutnya cuaca di Bali kering kembali.

Baca Juga:Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

“September dasarian kedua yang awalnya beberapa titik hijau itu kemudian berubah menjadi oranye, kuning hingga kemerahan bahkan ada yang berwarna merah muda yang menandakan hari tanpa hujan itu sangat panjang,” ucapnya.

Akumulasi selama September 2026, kata dia, ada 17 wilayah di Bali dengan HTH selama satu hingga dua bulan, 18 wilayah terdapat HTH ekstrem panjang lebih dari dua bulan, serta HTH terpanjang tercatat di Sumberklampok, Gerokgak, Buleleng selama 123 HTH.

Ia menjelaskan musim kering lebih panjang itu tidak terlepas dari fenomena El Nino yang diprakirakan bertahan hingga awal 2027, berdasarkan pemuktahiran dasarian kedua pada September 2026.

Fenomena tersebut, ujar dia, tidak hanya melanda Indonesia namun sejumlah negara di dunia, seperti di India, Malaysia, Thailand, Vietnam hingga Australia yang menyebabkan terjadinya penyimpangan iklim.

Namun, kata dia, hal itu dengan dampak yang berbeda dan terjadi dengan periode waktu yang berbeda.

Baca Juga:9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

“Di Indonesia termasuk terdampak yang lebih kering mulai dari Juli hingga November masih bertahan kering,” ucapnya.

Di Provinsi Bali musim hujan diprakirakan terjadi mulai akhir November 2026 dan mencapai puncak pada Februari 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini