- Pertamina Patra Niaga di Jakarta mengklarifikasi bahwa angka pada struk Pertalite merupakan harga keekonomian tanpa subsidi pemerintah.
- Harga Pertalite yang dibayar masyarakat tetap terjangkau karena pemerintah memberikan subsidi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
- Penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar serta upaya menjaga daya beli masyarakat.
"Apabila harga Pertamax sepenuhnya mengacu pada harga keekonomian berdasarkan kondisi pasar dan harga minyak dunia, maka harga jualnya seharusnya berada pada level yang lebih tinggi dibandingkan harga Pertalite tanpa subsidi," tambah Roberth.
Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan harga energi yang diterapkan saat ini tetap mempertimbangkan keseimbangan antara daya beli masyarakat, kondisi ekonomi nasional, dan keberlanjutan penyediaan energi.
Pertamina Patra Niaga pun mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk kepada informasi resmi dari pemerintah dan Pertamina serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak disertai penjelasan secara utuh.
Roberth mengatakan masyarakat dapat memperoleh informasi terkini mengenai produk, layanan, dan kebijakan energi melalui website resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun Instagram @pertaminapatraniaga, atau menghubungi Pertamina Customer Solutions 135.
Baca Juga:Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Lombok Barat Aman Mencukupi dan Sesuai HET