- Sebuah video menampilkan pungutan masuk kawasan wisata Kintamani viral di media sosial.
- Dalam video yang beredar, nampak obrolan pegawai dengan wisatawan atau pengunjung.
- Gara-gara itu, warganet menyinggung soal Kintamani dengan plesetan menjadi Cintamoney.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @denpasar.viral, warganet menyerbu kolom komentar, bahkan kata Kintamani diplesetkan menjadi Cintamoney.
"Cintamoney," tulis akun @dhiyoprdhn.
"Wisata liat keajaiban dunia memang mahal bro...! Cuma ada di 2 tempat di bali lho. 1 suwung denpasar 2 kintamani. Keajaiban istana lalat," sahut @sarjana_gagal_01.
"Kok pada melegalkan penagihan di jalan umum (bukan objek wisata spesifik) dengan dalih sudah berjalan lama dan perbup yang abu-abu," ujar @putudedeputra.
"Pak Bupati Bangli.....mohon perytaan resmi terkait hal ini....jgn buta bongoll," tulis @yande_suartika.
"gak kok, setau saya retribusi nya di dpn batur geopark itu, dan hanya per mobil, tidak per orang," sahut @reginaldorommel.
Kontributor : Kanita