Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali

Kedua tersangka diketahui merupakan kurir dan membawa barang haram tersebut dari Thailand

Muhammad Yunus
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:52 WIB
Guru dan Manajer Perusahaan Asal India Selundupkan Ganja Senilai Rp1,5 Miliar di Bandara Bali
Bea Cukai Ngurah Rai dan Sat Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, saat melakukan konferensi pers, di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Bali, Jumat (7/8) [SuaraBali.id/Dafi]
Baca 10 detik
  • Bea Cukai Ngurah Rai menangkap dua warga India berinisial AR dan PC di Bali pada Senin.
  • Kedua pelaku menyelundupkan ganja seberat 10.110 gram netto dari Thailand dengan modus disamarkan dalam koper.
  • Kasus penyelundupan narkotika senilai Rp 1,5 miliar tersebut kini ditangani Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai.

SuaraBali.id - Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Sat Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, berhasil melakukan pengungkapan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India.

Kedua warga asing ini seorang pria berinisial AR (28) berprofesi sebagai manajer perusahaan dan seorang perempuan berinisial PC (31) berprofesi sebagai guru. Keduanya ditangkap karena akan menyelundupkan 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto.

"Untuk barang bukti 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto jenis ganja," kata Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Wawan Dharmawan, saat konferensi pers di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Bali, Jumat (7/8).

Kedua tersangka, diketahui merupakan kurir dan membawa barang haram tersebut dari Negara Thailand.

Baca Juga:Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga

Kronologisnya, pada Senin (3/8) sekitar pukul 10.30 WITA, telah mendarat pesawat Scoot Air dengan nomor penerbangan TR280 dengan rute Terminal Koh Samui (USM) Singapura (SIN) -Denpasar (DPS) di terminal kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali.

Selanjutnya, para penumpang turun dari pesawat dan menuju tempat pemeriksaan petugas Bea Cukai Ngurah Rai. Setibanya di tempat pemeriksaan sekitar pukul 11.25 WITA berdasarkan hasil analisis citra x-ray, petugas Bea Cukai mencurigai dua tersangka dan dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan terhadap barang tersangka AR, didapatkan satu buah koper berwarna kecokelatan mengandung narkotika golongan I jenis delta-9 tetrahydrocannabinol atau ganja dengan jumlah keseluruhan 62 kemasan dan berat total 6.399 gram bruto atau 6.275 gram netto.

Selanjutnya, untuk barang tersangka PC satu buah koper berwarna cokelat bermotif bertuliskan LV dan ditemukan enam kotak yang diberi kode K9 dan K14, dan masing-masing berisi plastik transparan berisi serbuk padatan tanaman kering berwarna hijau kecokelatan yang mengandung narkotika golongan I jenis delta-9 tetrahydrocannabinol atau ganja dengan jumlah keseluruhan 38 kemasan dan berat total 3.911 gram bruto atau 3.835 gram netto.

"Dengan berat total keseluruhan 14 kotak yang didalamnya berisi masing-masing dengan jumlah total 100 buah padatan ganja dengan berat total 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto," jelasnya.

Baca Juga:Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya

Barang-barang tersebut yang berada di dalam koper disamarkan dengan kotak kue maupun kontak mainan. Dari hasil interogasi awal, kedua tersangka mengaku datang ke Pulau Bali sebagai keluarga untuk berlibur selama tiga hari.

Selain itu, keduanya juga mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut diperoleh dari seseorang saat berada di Negara Thailand.

"Modus operandi yang digunakan adalah menyamarkan barang bukti sebagai oleh-oleh makanan yang dikemas di dalam beberapa kardus dan dicampurkan bersama barang bawaan lainnya di dalam koper guna mengelabui petugas pemeriksaan," ujarnya.

Atas penemuan barang bukti tersebut, kedua tersangka diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, AKBP I Made Hendra Agustina mengatakan, kedua tersangka bukan merupakan pasangan suami-istri atau pasangan kekasih dan mereka diupah 300 dolar atau sekitar Rp 4,8 juta dan dibagi dua.

"Diupah 300 dolar dibagi dua. Mereka bukan pasangan suami-istri," kata AKBP Hendra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini