- Pawai takbiran menyambut Idul Fitri 1447 H digelar Jumat (20/3/2026) malam di Kota Mataram melibatkan 202 kafilah.
- Kafilah di Kota Mataram menampilkan miniatur masjid dengan beragam arsitektur dalam pawai takbiran tersebut.
- Toleransi umat beragama di Mataram ditunjukkan melalui penggunaan panggung bekas parade Ogoh-Ogoh untuk takbiran.
Dengan demikian, pelaksanaan pawai takbiran melewati jalur-jalur yang sudah dipetakan seperti tahun lalu.
Sebelumnya, parade ogoh-ogoh diikuti oleh 105 buah yang dipusatkan di Jalan Pejanggik Kota Mataram. Semua ogoh-ogoh yang ada di masing-masing banjar setiap kelurahan mengumpulkan hasil kreativitasnya di satu tempat.
Kegiatan tahun ini menjadi pusat perhatian semua kalangan. Mulai dari anak-anak hingga lansia. Berbagai bentuk ogoh-ogoh ditampilkan dan dilombakan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut pun dibatasi. Pasalnya, sekitar dua tahun ini parade ogoh-ogoh berbarengan dengan pelaksanaan ibadah puasa ramadan.
Baca Juga:MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
Sehingga pemerintah daerah membatasi hingga pukul 17.30 wita. Hal ini sebagai salah satu cara saling menghargai dalam pelaksanaan ibadah.
Selain itu, parade ogoh-ogoh juga diikuti oleh kabupaten kota selain Mataram. Misalnya Kabupaten Lombok Barat menghadirkan 16 ogoh-ogoh dan Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 1 banjar.
Kontributor : Buniamin