Parade Ogoh-Ogoh Langsung Disambung Pawai Takbiran, Bukti Toleransi di Mataram

Toleransi di Kota Mataram disebut sangat kuat

Muhammad Yunus
Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:13 WIB
Parade Ogoh-Ogoh Langsung Disambung Pawai Takbiran, Bukti Toleransi di Mataram
Salah satu ogoh-ogoh yang ikut parade di jalan pejanggik Kota Mataram, NTB [Suara.com/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Pawai takbiran menyambut Idul Fitri 1447 H digelar Jumat (20/3/2026) malam di Kota Mataram melibatkan 202 kafilah.
  • Kafilah di Kota Mataram menampilkan miniatur masjid dengan beragam arsitektur dalam pawai takbiran tersebut.
  • Toleransi umat beragama di Mataram ditunjukkan melalui penggunaan panggung bekas parade Ogoh-Ogoh untuk takbiran.

SuaraBali.id - Setelah parade Ogoh-Ogoh yang dilaksanakan umat hindu sebagai acara menyambut Hari Raya Nyepi tahun baru caka 1948 pada Rabu (18/3/2026) kemarin.

Pada Jum’at (20/3/2026) malam ini Kota Mataram kembali dimeriahkan dengan pawai takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah.

Pada Jum’at malam, pawai takbiran digelar oleh masing-masing kabupaten dan kota di Provinsi NTB.

Khusus di Kota Mataram dipusatkan di masing-masing kecamatan. Hal ini untuk mengefektifkan waktu pelaksanaannya. Dimana, jumlah peserta atau kafilah yang ikut pada pawai takbiran di Kota Mataram yaitu sebanyak 202 kafilah.

Baca Juga:MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi

Dirincikan, kafilah dari Sandubaya sebanyak 32 peserta, Mataram sebanyak 27 peserta, Ampenan sebanyak 50, Selaparang 38 kafilah, Cakranegara 27 kafilah dan Sekarbela 28 kafilah.

Rata-rata setiap kafilah membuat miniatur masjid baik itu masjid di lingkungannya sendiri atau terinspirasi dari masjid lain. Mulai dari masjid kuno hingga masjid dengan arsitektur modern.

Miniatur masjid diarak untuk pawai takbiran idulfitri 1447 H di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram [Suara.com/Buniamin]
Miniatur masjid diarak untuk pawai takbiran idulfitri 1447 H di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram [Suara.com/Buniamin]

Toleransi di Kota Mataram disebut sangat kuat. Bahkan, panggung yang sebelumnya digunakan untuk parade ogoh-ogoh kini dimanfaatkan lagi untuk pawai takbiran.

“Penggunaan panggung sudah disampaikan sama pak camat begitu. Ini kan berdekatan waktunya,” katanya Wali Kota Mataram Mohan Roliskana.

Ia mengatakan, toleransi di Kota Mataram sudah dirawat cukup lama. Bagaimana merawat perbedaan keyakinan, budaya dan kebiasaan yang lain. “Ini gambaran kita ini sangat majemuk dan alhamdulillah ini berjalan dengan sangat baik,” katanya.

Baca Juga:Strategi Pemkot Mataram Agar Parade Ogoh-ogoh dan Takbiran Tidak Saling Ganggu

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Mataram H. Lalu Martawang mengatakan rute pawai takbiran ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dimana, pemda Kota Mataram dan kepolisian resort sudah menggelar rapat koordinasi untuk rute pawai takbiran.

Pembahasan ini jika pelaksanaan hari raya idul fitri jatuh pada tanggal 20 Maret atau bertepatan dengan pelaksanaan nyepi umat hindu.

Dimana, dalam aturannya para kafilah akan melaksanakan pawai tidak boleh melewati perkampungan umat hindu.

“Kita sudah buat jalur-jalur baru yang akan dilewati peserta jika pelaksanaan Hari Raya Nyepi tanggal 20 Maret,” ungkapnya.

Namun berdasarkan sidang isbat Kementerian Agama RI, pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri yaitu jatuh pada tanggal 21 Maret.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini