Mengapa Banyak Jemaah Haji Asal NTB Kehilangan Nafsu Makan? Ternyata Ini Penyebabnya

Sebagian besar kelompok terbang atau kloter jemaah calon haji dari Embarkasi Lombok sudah diberangkatkan

Muhammad Yunus
Kamis, 07 Mei 2026 | 19:49 WIB
Mengapa Banyak Jemaah Haji Asal NTB Kehilangan Nafsu Makan? Ternyata Ini Penyebabnya
Jemaah haji embarkasi Lombok [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 13 kloter jemaah haji Embarkasi Lombok telah diberangkatkan, sementara dua kloter terakhir akan menyusul pada Mei 2026.
  • Jemaah haji asal NTB mengalami penurunan nafsu makan serta kendala adaptasi lingkungan, cuaca panas, dan perbedaan bahasa.
  • Petugas terus memantau kondisi kesehatan jemaah yang mengalami kelelahan, dehidrasi, serta gangguan emosional selama berada di Arab Saudi.

SuaraBali.id - Sebagian besar kelompok terbang atau kloter jemaah calon haji dari Embarkasi Lombok sudah diberangkatkan.

Hingga saat ini, sebanyak 13 kloter sudah diberangkatkan dan tersisa dua kloter lagi yang akan diberangkatkan pada tanggal 8 dan 9 Mei 2026.

Dari belasan kloter yang sudah diberangkatkan sebagian sudah mulai secara bertahap menuju Mekkah menjalankan tahapan ibadah haji.

Akan tetapi, jemaah haji asal Provinsi NTB yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci dilaporkan mengalami penurunan nafsu makan akibat perbedaan cita rasa makanan di Arab Saudi.

Baca Juga:Calon Haji Asal Mataram Ditolak Masuk Arab Saudi, Ternyata Ini Penyebabnya!

Meski demikian, secara umum kondisi jemaah masih dalam keadaan baik, dengan sejumlah kendala lain seperti cuaca, bahasa, dan lingkungan, disampaikan akhir pekan lalu.

Ketua Tim Kerja IV Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram, dr. Ferry Wardhana, mengatakan makanan yang disediakan di Arab Saudi memiliki rasa yang berbeda dibandingkan dengan di daerah asal jemaah.

“Makanan di sini (di NTB red) berbeda dengan di Arab Saudi. Makanan kurang terasa di sana. Kalau di sini, kan, pedas dan itu yang menyebabkan kurang nafsu makan,” katanya Kamis (7/5/2026).

Selain faktor makanan, jemaah juga menghadapi kendala lain seperti kesulitan berbahasa, kondisi lingkungan yang panas dan berdebu, serta lokasi yang baru sehingga berpotensi membuat jemaah tersesat.

“Kendala bahasa, makanan, kendala lingkungan panas dan berdebu dan kemudian kendala tempat. Karena tempat yang baru jadi mudah tersesat,” ungkap dr. Ferry.

Baca Juga:Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Lombok Barat Aman Mencukupi dan Sesuai HET

Ia menyebutkan, sejumlah jemaah mulai mengeluhkan gangguan kesehatan seperti batuk, pilek, dan sesak napas yang dipicu kondisi cuaca dan debu.

“Ini sudah mulai muncul karena di sana kan banyak debu, panas dan ada jemaah kita yang dari Bima banyak yang tersesat,” katanya.

Selain itu, petugas haji juga menerima laporan adanya jemaah embarkasi Lombok yang mengalami kondisi emosional hingga mengamuk. Hal tersebut diduga dipicu kelelahan, dehidrasi, serta faktor usia.

“Dia merasa Lelah dan tidak tahu sedang di mana. Ada yang demensia juga sebenarnya. Kalau di sini, kondisi masih stabil. Jadi karena Lelah, dehidrasi dan ketemu orang banyak itu yang memicu gejala ini,” ungkapnya.

Hingga saat ini, pemantauan terhadap kondisi jemaah terus dilakukan oleh petugas, termasuk penanganan terhadap kendala kesehatan dan adaptasi lingkungan selama berada di Tanah Suci.

Kontributor : Buniamin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini