Pakaian Bekas di Mataram Tetap Diburu Meski Ada Larangan Menteri Keuangan

Meski ada larangan, keberadaan pasar tersebut masih tetap diserbu masyarakat

Muhammad Yunus
Rabu, 26 November 2025 | 16:25 WIB
Pakaian Bekas di Mataram Tetap Diburu Meski Ada Larangan Menteri Keuangan
Warga membongkar pakaian bekas di pasar Karang Sukun Mataram [Suarabali.di/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Pedagang di pusat pakaian bekas Karang Sukun Mataram mengeluhkan kebijakan Menteri Keuangan terkait larangan penjualan barang tersebut.
  • Meskipun ada larangan, masyarakat tetap menyerbu pasar, terutama hari Jumat, karena harga sangat murah mulai dari Rp7.500 per lembar.
  • Kebijakan tersebut berdampak pada pedagang karena sulit mendapatkan pasokan barang bekas baru selama sekitar sebulan terakhir.

“Kan banyak yang suka cari merek-merek luar,” katanya.

Jika usaha ini tidak diperbolehkan lagi, ia mengaku belum tahu untuk berjualan apa.

Karena jika menjual pakaian merek atau brand local menurutnya susah laku terjual.

Hal ini disebabkan karena maraknya penjualan pakaian secara online dengan harga yang lebih murah.

Baca Juga:UIN Mataram Dirikan Pusat Studi Rahasia Manuskrip Kuno Lombok yang 'Tersembunyi'

“Kan sekarang banyak media yang lawan kita. Shopee, tiktok disana jualan pakaian juga. Jadi tidak bisa kita jualan yang lokal,” katanya.

Berjualan pakaian bekas katanya merupakan satu-satunya mata pencahariannya.

Apalagi saat ini para pedagang di Karang Sukun bersaing dengan toko-toko pakaian bekas yang mulai marak di Kota Mataram dan hal ini mempengaruhi omzet yang didapatkan.

“Ya jelas mempengaruhi. Karena kalau toko itu kan modalnya besar, Kalau disini untungnya kita kumpul di satu tempat begini,” katanya.

Dikatakannya, para pedagang sudah mendapatkan infomasi kebijakan Kementerian Keuangan terkait larangan penjualan pakaian bekas. Hal ini berdampak sulitnya mendapatkan barang baru.

Baca Juga:Titiek Soeharto Cium Bau Menyengat! Beras Rakyat Disimpan Dekat Pembuangan Sampah

“Sekitar sebulan yang lalu sulit dapat barang. Tidak ada pengiriman barang baru. Biasanya ketika pesan itu langsung datang, tapi sekarang tidak bisa,” keluhnya.

Kontributor : Buniamin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini