Purbaya Akan Tahan Berapa Lama? Pakar Khawatir Menkeu Purbaya Terlalu Banyak Musuh

Ekonom John Rachmat puji gebrakan Menkeu Purbaya berantas birokrasi berbelit dan oknum nakal di pajak-bea cukai. Khawatir Purbaya tak lama menjabat karena banyak musuh.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 07 November 2025 | 14:00 WIB
Purbaya Akan Tahan Berapa Lama? Pakar Khawatir Menkeu Purbaya Terlalu Banyak Musuh
Menkeu Purbaya [Foto Instagram MenkeuRI]
Baca 10 detik
  • Pakar: Gebrakan Menkeu Purbaya rombak pajak & bea cukai bisa tarik investasi besar ke Indonesia.
  • Namun, muncul khawatir Purbaya tak akan lama menjabat karena kebijakannya menciptakan banyak musuh.
  • Purbaya tegaskan ke Jaksa Agung, oknum 'nakal' di Kemenkeu tidak kebal hukum & harus ditindak.

SuaraBali.id - Pakar Ekonomi, John Rachmat mengakui keberhasilan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuat suatu gebrakan untuk perubahan ekonomi di Indonesia.

Menurutnya, kebijakan – kebijakan yang dilakukan oleh Purbaya salah satunya dapat menarik kembali para investor untuk investasi ke Indonesia.

“Jangka pendek untuk saya (Purbaya) ini sangat positif sih,” aku John, dikutip dari youtube Dokter Tony, Kamis (6/11/25).

“Karena kalau seandainya benar ini, cara kerja Ditjen Pajak terus Bea Cukai semua dirombak itu akan menyingkirkan salah satu rintangan untuk investasi ke Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga:Pengaruh Prabowo Sangat Kuat Sampai 5 Tahun ke Depan : Fahri Hamzah Ungkap Alasannya

Menurut penjelasan John, selama ini para investor baik dalam negeri maupun luar negeri selalu mengeluhkan soal birokrasi hingga perpajakan di Indonesia yang berbelit – belit.

“Banyak sekali investor dalam negeri maupun investor luar negeri, itu keluhannya adalah birokrasi dan perpajakan yang terlalu berbelit – belit sekali di Indonesia,” urai John.

“Selama ini kan selalu ditutup – tutupi penyelesaiannya itu kalau saya bilang sekedar tambal sulam saja. Ini kemungkinan ada gebrakan besar, dalam arti menterinya tidak terima dengan Solusi – Solusi yang tambal sulam. Jadi kalau seandainya ini dilanjutkan, dalam pendapat saya itu nanti akan terjadi peningkatan investasi yang sangat kuat untuk Indonesia,” sambungnya.

Meskipun menganggap semua kebijakan Purbaya baru – baru ini baik dan positif, rupanya John tetap menyimpan rasa kekhawatiran tersendiri untuk seorang Purbaya.

Pihaknya justru khawatir Purbaya tidak akan lama menjabat menjadi Menteri Keuangan, karena terlalu banyaknya musuh.

Baca Juga:Menkeu Purbaya, "Agen" Prabowo? Staf Ahli Kominfo Ungkap Kekuatan Sang Menteri

“Untuk Jangka Panjang muncul kekhawatiran saya yaitu dia (Purbaya) akan tahan berapa lama sebagai Menteri Keuangan?,” aku John.

“Karena saat ini dia sudah membuat musuh kiri kanan nih, udah bertubi – tubi. Ketua Komisi XI DPR menyampaikan jangan ngurusin Kementerian lain, Pak Hasan Nasbi yang dulunya mantan kepala Informasi Kepresidenan menyatakan jangan mengkritik Menteri lain depan umum, jadi tidak kurang – kurangnya pejabat lain Pak Luhut dan lainnya mengkritik dia (Purbaya),” sambungnya.

Komentar hingga sindiran keras tersebut rupanya sama sekali tidak membuat Purbaya gentar.

Dirinya bahkan selalu berpositif thingking bak memiliki backingan yang cukup kuat.

“Tapi jawaban Pak Purbaya jelas ‘saya hanya melapor ke RI 1, dan semua yang saya lakukan ini adalah kepanjangan tangan membantu RI 1’,” ujar John.

Menurut John selama Presiden Prabowo Subianto masih sejalan dan mendukung Purbaya maka posisinya akan baik – baik saja sebanyak apapun yang memusuhinya.

“Jadi selama Pak Prabowo masih suka dia (Purbaya) dan mendukung ya semua akan jalan dengan baik. Tapi kalau seandainya nanti terulang cerita Sri Mulyani VS Aburizal Bakrie dimasa lalu dimana Presiden SBY memutuskan dukungan politiknya Pak Aburizal Bakrie sebagai Ketua Golkar waktu itu, itu lebih penting untuk dia daripada memiliki Menteri keuangan yang baik. Kalau itu terjadi dengan Pak Purbaya, ya celaka kita,” terang John.

Purbaya Ungkap Soal ‘Oknum’ Pajak Bea Cukai Nakal Dilindungi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan oknum pegawal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kemenkeu yang ‘nakal’ mendapat perlindungan hukum.

Purbaya membongkar alasan tersebut dihadapan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Purbaya mengaku baru mengetahui ada pegawai pajak dan bea cukai kebal dari hukum perlindungan.

Bahwa Purbaya menyebut sempat ditanya oleh Burhanuddin terkait boleh atau tidaknya pegawai Pajak hingga Bea Cukai diproses hukum.

Purbaya mengaku terkejut atas pernyataan tersebut. Ia kemudian menegaskan bahwa seluruh Masyarakat Indonesia termasuk pegawai pajak dan bea cukai sama di mata hukum.

“Saya baru tahu, saya ketemu dengan Jaksa Agung, saya nggak tahu rahasia atau nggak. Tapi rahasia juga nggak apa – apa. Dia tanya sama saya ‘Pak gimana kalau orang pajak atau bea cukai terlibat masalah hukum? Apa tuh? Diselewengkan, mencuri, segala macam, boleh nggak dihukum. Saya kan bingung, maksud Bapak apa? (Burhanuddin bertanya) boleh nggak dihukum? (Purbaya menjawab) ya hukum aja sesuai kesalahan, kan semua di mata hukum sama,” kata Purbaya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini