Eks Menkeu Protektif, Anak Buah 'Tobat' Bebas Hukuman? Mahfud MD Beberkan Fakta

Mahfud MD sebut Sri Mulyani terlalu protektif pada anak buahnya di Kemenkeu, enggan kasus korupsi terungkap. Menkeu Purbaya diharapkan lebih tegas.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 06 November 2025 | 10:53 WIB
Eks Menkeu Protektif, Anak Buah 'Tobat' Bebas Hukuman? Mahfud MD Beberkan Fakta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan mantan Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Mahfud MD Bongkar Eks Menkeu Lindungi anak buah dari kasus hukum
  • Ungkap soal kasus korupsi ratusan triliun di masa lalu
  • Purbaya diharap lebih tegas

SuaraBali.id - Mahfud MD membongkar bahwa Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani rupanya adalah sosok yang protektif, terutama kepada para anak buahnya.

“Bu Sri Mulyani itu terlalu protektif dengan anak buah. Karena di kasus yang saya tangani itu ‘Bu yang diduga terlibat ini, ini, ini. Ini harus digeser dulu’, ‘oh iya pak’ gitu katanya, tapi ya tidak dilakukan juga, karena protektif,” aku Mahfud, dikutip dari youtubenya, Rabu (5/11/25).

“Protektif itu Bu Sri Mulyani sejauh yang saya tahu itu tidak ingin anak buahnya dihukum, karena ini menurut pengakuan orang yang datang ke saya, ‘saya sudah diarahkan oleh Bu Sri Mulyani, mulai detik ini tobat’ ini pejabat eselon 1, itu sebabnya Bu Sri Mulyani merasa mungkin orang sudah tobat, lalu ketika diberitahu bahwa ini terlibat itu dia tidak ambil tindakan apa – apa,” sambungnya.

Mahfud berharap jika Menkeu Purbaya yang menjadi pengganti Sri Mulyani bisa membawa perubahan.

Baca Juga:Mahfud MD Sebut Jokowi Adalah Orang yang Lugu, di Awal Pemerintahannya

Perubahan yang dimaksud yakni menjadi sosok Menkeu yang tegas terhadap anak buahnya, dalam hal apapun.

“Dulu itu ketika menyambut hadirnya Menteri baru ini (Purbaya) mudah – mudahan ada Tindakan yang lebih tegas dari Menteri yang baru ini terhadap anak buah,” sebut Mahfud.

Pasalnya, menurut pengakuan Mahfud sosok Sri Mulyani adalah sosok yang selalu ingin menutupi kasus yang menimpa instansinya.

“Karena Bu Sri Mulyani itu terlalu protektif, tidak ingin ada kasus di kantornya itu terbuka ke publik dan menjadi bahan bahasan karena terjadi kejahatan, korupsi dan sebagainya,” jelas Mahfud.

Mahfud blak – blakan mengatakan hal itu, pasalnya ia sendiri mengaku pernah mengalami di lobi oleh pihak Kementerian Keuangan saat membongkar kasus pencucian uang.

Baca Juga:Rocky Gerung Sebut Menkeu Purbaya 'Pura-pura Banyak Gaya'

“Bahkan, pernah suatu saat ketika saya sedang membongkar kasus pencucian uang yang Rp 349 Triliun itu. Dari sekian banyak daftar masuk juga ke Kejaksaan Agung, ada yang kemudian semacam di OTT oleh Kejaksaan Agung di Bandara. Sudah diberitakan kesalahannya ini, barang – barangnya yang disita ini, inisial pelakunya ini, kaget Kementerian Keuangan. Ternyata sampai sekarang tidak jelas kabarnya,” urai Mahfud.

“Kenapa? Karena waktu itu memang ada lobi – lobi dari Menteri Keuangan ada dari Kementerian Keuangan agar itu tidak dilanjutkan. Kenapa saya tahu? Karena juga ke saya, juru lobinya itu orang penting di DPR. Orang itu menemui saya, padahal itu sudah dinyatakan tersangka,” sambungnya.

Dari sosok Sri Mulyani yang selalu membela anak buahnya tersebut, Menurut Mahfud ke depannya Purbaya akan menghilangkan tradisi tersebut.

“Nah itu yang saya lihat dari Bu Sri Mulyani. Ternyata Pak Purbaya sudah mendengar langsung dari Jaksa Agung kan, memang begitu,” kata Mahfud.

Purbaya Ungkap Soal ‘Oknum’ Pajak Bea Cukai Nakal Dilindungi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan oknum pegawal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kemenkeu yang ‘nakal’ mendapat perlindungan hukum.

Purbaya membongkar alasan tersebut dihadapan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Purbaya mengaku baru mengetahui ada pegawai pajak dan bea cukai kebal dari hukum perlindungan.

Bahwa Purbaya menyebut sempat ditanya oleh Burhanuddin terkait boleh atau tidaknya pegawai Pajak hingga Bea Cukai diproses hukum.

Purbaya mengaku terkejut atas pernyataan tersebut. Ia kemudian menegaskan bahwa seluruh Masyarakat Indonesia termasuk pegawai pajak dan bea cukai sama di mata hukum.

“Saya baru tahu, saya ketemu dengan Jaksa Agung, saya nggak tahu rahasia atau nggak. Tapi rahasia juga nggak apa – apa. Dia tanya sama saya ‘Pak gimana kalau orang pajak atau bea cukai terlibat masalah hukum? Apa tuh? Diselewengkan, mencuri, segala macam, boleh nggak dihukum. Saya kan bingung, maksud Bapak apa? (Burhanuddin bertanya) boleh nggak dihukum? (Purbaya menjawab) ya hukum aja sesuai kesalahan, kan semua di mata hukum sama,” kata Purbaya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini