Isu 'Parcok' di Tubuh Polri: Lebih Pelik dari Sekadar Copot Kapolri

Desakan pencopotan Kapolri menguat. Psikolog Reza menolak, fokus ke reformasi Polri dari "Parcok" (politik praktis). Prabowo bentuk komite reformasi Polri.

Eviera Paramita Sandi
Senin, 29 September 2025 | 10:00 WIB
Isu 'Parcok' di Tubuh Polri: Lebih Pelik dari Sekadar Copot Kapolri
Ilustrasi polisi lalu lintas. [Unsplash]
Baca 10 detik
  • Reza Indragiri: Copot Kapolri bukan solusi, isu "Parcok" lebih utama direformasi.
  • Koalisi Sipil desak Kapolri dicopot karena gagal ubah watak represif Polri.
  • Presiden Prabowo bentuk Komite Reformasi Polri untuk evaluasi dan perbaikan.

SuaraBali.id - Tuntutan publik soal pencopotan Kapolri semakin menguat.

Isu tersebut terus digaungkan agar Presiden Prabowo Subianto hendak mencopot Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Namun pandangan Psikolog Forensik, Reza Indragiri justru terbalik. Menurutnya, pencopotan Kapolri bukanlah jalan keluar yang sebenarnya.

“Yang paling marak ini soal ‘Copot Kapolri’, padahal ini sebetulnya bukan ujungnya. Ujungnya adalah peningkatan kualitas layanan Polri terhadap kita,” ujar Reza, dikutip dari youtube Hendri Satrio, Jumat (26/9/25).

Baca Juga:TNI-Polri Patroli di Titik Rawan Denpasar Hingga Badung Hingga Dini Hari

“Bukan kita arogan, tetapi secara kodrati keberadaan mereka (polisi) adalah untuk kita. Jadi kita itikad yang baik terhadap mereka agar mereka kemudian bertindak tanduk baik terhadap kita,” imbuhnya.

Reza menyebut bahwa pencopotan Kapolri bukan menjadi ujung.

Ia bahkan mengatakan tidak sepakat soal isu adanya pencopotan Kapolri.

Terlebih jika pencopotan Kapolri tersebut didasarkan karena adanya brutalitas dalam penanganan aksi unjuk rasa Agustus lalu, Reza mengaku tidak setuju.

“Nah copot Kapolri ini saya terus terang tidak begitu sepakat juga kalau kemudian terjadi pergantian Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit ke siapapun itu kalau semata – mata disebabkan ‘oh ada brutalitas dalam penanganan aksi unjuk rasa tempo hari’,” urainya.

Baca Juga:Kericuhan Demo di Polda Bali: 22 Ditangkap, 8 Polisi Luka, Ancaman 'Travel Warning' Mengemuka

“Saya tidak begitu sepakat, bukan berarti brutalitas itu masalah enteng, tidak. Itu masalah serius, tetapi bagi saya kalau kemudian berbicara soal ojol terlindas rantis itu menurut saya adalah peristiwa yang terisolasi,” sambungnya.

Reza menilai bukan soal brutalitas dalam penanganan aksi unjuk rasa yang menjadi masalah sebenarnya, melainkan soal isu adanya Partai Coklat (Parcok).

Isu Parcok inilah menurut Reza menjadi masalah yang sangat pelik dan perlu segera ditangani.

“Sementara ada isu yang lebih pelik dari pada itu, seperti Parcok. Diparcokisasi, siapa jenderal Polri yang sanggup mengembalikan institusi tribata kepada rel yang sebenarnya, bahwa mereka tidak cawe-cawe dalam urusan politik praktis,” terangnya.

“Politik praktis ini bermakna siapa yang ‘Menang’ kami dukung, siapa yang ‘kalah’ akan kami bendung. Saya maknai itu,” imbuhnya.

Sehingga Reza menilai bahwa bukan soal mencopot Kapolri dan sebagainya, melainkan yang lebih tepat adalah mereformasi Polri dalam konteks “Parcok”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini