TPA Suwung Ditutup Dan Jadi Taman Kota? Ini Rencana Ambisius Gubernur Koster

Rencana jangka panjang yang disiapkan Koster adalah untuk menyulap TPA Suwung menjadi Taman Kota.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:21 WIB
TPA Suwung Ditutup Dan Jadi Taman Kota? Ini Rencana Ambisius Gubernur Koster
Gubernur Bali, Wayan Koster saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, Selasa (12/8/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

SuaraBali.id - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Denpasar direncanakan untuk menutup pengiriman sampah pada akhir 2025 mendatang.

Sampah di sana pun akan perlahan dikurangi hingga bersih total dari gunungan sampah.

Terbaru, Gubernur Bali Wayan Koster memaparkan rencananya terhadap TPA terbesar di Bali nanti pasca ditutup.

Rencana jangka panjang yang disiapkan Koster adalah untuk menyulap TPA Suwung menjadi Taman Kota.

Baca Juga:Cara Dapat Diskon 50% PLN Untuk Tambah Daya Hanya Sampai 23 Agustus

Namun, proses itu masih memerlukan tahapan panjang termasuk untuk menghilangkan gunungan sampah yang sudah mencapai 35 meter di sana.

Proses panjang itu akan dimulai dengan penghentian pengiriman sampah ke TPA Suwung pada akhir 2025 nanti.

Kemudian, pemerintah pusat akan mulai membangun insinerator yang berfungsi mengubah sampah menjadi energi listrik.

Pembangunan itu baru bisa dilakukan pada awal 2026 karena menunggu Perpres terbaru yang menggantikan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Lingkungan.

Pembangunan insinerator itu rencananya akan memakan waktu 1,5 tahun sebelum dioperasikan.

Baca Juga:PLN Imbau Warga Tidak Bermain Layang-layang di Dekat Jaringan Listrik

“Paling cepat awal 2026 baru konstruksi (insinerator) perlu waktu 1,5 tahun. Jadi mungkin baru bisa beroperasi 2027 pertengahan paling cepat,” ujar Koster saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, Selasa (12/8/2025).

Setelah proyek insinerator rampung, tumpukan sampah yang ada di TPA Suwung akan perlahan digerus hingga tak bersisa.

Termasuk juga untuk memproses sampah-sampah di Kota Denpasar dan sekitarnya ke insinerator itu.

Jika pembersihan sampah itu tuntas, baru rencana pembuatan taman kota itu akan digulirkan.

“Kalau sudah itu berjalan, maka sampah habis di sana (insinerator). Maka kita akan tata menjadi taman kota,” paparnya.

Koster menjelaskan jika taman kota dipilih agar bisa menjadi fasilitas rekreasi baru bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini