Api Kemerdekaan yang Datang Terlambat: Kisah dari Bali Barat yang Harus Merebut Kembali

Di pelosok Bali, kabar proklamasi terlambat sampai. Pemuda Nyoman Sirna menyadari, kemerdekaan harus direbut.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:09 WIB
Api Kemerdekaan yang Datang Terlambat: Kisah dari Bali Barat yang Harus Merebut Kembali
Presiden RI pertam, Soekarno [Istimewa]

Situasi di lapangan semakin pelik. Meskipun Sekutu telah mengumumkan kekalahan Jepang, tentara Dai Nippon masih bercokol di Jembrana, menolak untuk pergi.

Dalam sebuah manuver politik yang aneh, mereka bahkan menawarkan kesepakatan kepada pemerintah lokal: mereka bersedia membantu melawan Belanda jika diberi pasokan makanan.

Musuh kemarin, kini menawarkan diri menjadi sekutu sementara.

Di tengah kebingungan antara ancaman lama dan baru inilah, sikap tegas akhirnya datang dari para pemimpin Republik Indonesia yang baru terbentuk di Bali.

Baca Juga:Fase Purnama, Awas Banjir Rob di Bali

Arah perjuangan diluruskan kembali. Seperti yang dituturkan dalam memoarnya, Nyoman Sirna mengenang momen krusial tersebut.

Dalam Biografi Drs. I Nyoman Sirna MPH, "Sang Guru, Sebuah Memoar Tentang Perjuangan dan Pengabdian", yang ditulis Indrawati Muninjaya, Nyoman Sirna menuturkan, belakangan, sikap pemerintah Republik Indonesia berubah menjadi menentang tegas pendudukan Jepang.

Pemerintah Indonesia di Bali meminta Jepang menyerahkan senjatanya, namun Jepang menolak.

Momen penolakan itulah yang menegaskan segalanya.

Kemerdekaan yang telah diproklamasikan di Jakarta ternyata bukanlah sebuah hadiah yang diterima begitu saja.

Baca Juga:Mengapa di Bali Tikus Tidak Boleh Dibentak? Ini Cerita dan Mitos di Baliknya

Di pelosok-pelosok negeri seperti di Jembrana, kemerdekaan harus kembali direbut, didefinisikan, dan dipertahankan dengan darah dan keberanian.

Bagi Nyoman Sirna dan para pemuda Bali, perjuangan baru saja dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini