Ritual dan Makna Suci Purnama bagi Umat Hindu Bali

Purnama di Bali adalah hari suci untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Umat Hindu bersembahyang, menghaturkan banten, melukat (penyucian diri), dan menjaga pikiran positif.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 08 Agustus 2025 | 07:00 WIB
Ritual dan Makna Suci Purnama bagi Umat Hindu Bali
Ilustrasi bulan purnama. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

SuaraBali.id - Purnama bukan sekadar tanggal di kalender Bali.

Ia dipercaya sebagai hari di mana Sang Hyang Chandra (Dewa Bulan) dan Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) melimpahkan cahaya dan berkah-Nya ke dunia.

Pada hari ini, energi alam semesta diyakini berada pada puncaknya, menjadikannya momen yang paling baik untuk melakukan penyucian diri, memanjatkan doa, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta

Lalu, apa saja yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Hindu Bali saat Purnama tiba?

Baca Juga:Melihat Hasil Positif Teba Modern di Bangli, Solusi Sampah Agar Tak Berakhir di TPA

1. Persembahyangan Bersama (Matirtha Yatra)

Inti dari perayaan Purnama adalah persembahyangan. Sejak sore hari, umat akan berbondong-bondong menuju pura dengan mengenakan pakaian adat yang didominasi warna putih, simbol kesucian.

  • Di Pura Keluarga (Merajan/Sanggah): Ritual pertama biasanya dimulai dari lingkup terkecil, yaitu pura keluarga. Setiap keluarga akan menghaturkan sembah di hadapan leluhur dan Ida Sang Hyang Widhi.
  • Di Pura Desa dan Pura Kahyangan Jagat: Setelah itu, persembahyangan dilanjutkan di pura-pura yang lebih besar, seperti Pura Desa, Pura Puseh, dan Pura Dalem (Pura Kahyangan Tiga), atau bahkan di Pura Kahyangan Jagat (pura besar seperti Besakih, Uluwatu, atau Lempuyang). Suasana pura akan dipenuhi aroma dupa, suara genta pemangku, dan lantunan kidung suci yang menenangkan jiwa.

Tujuan utama persembahyangan ini adalah untuk mengucapkan rasa syukur (angayubagia) atas berkah yang telah diterima, serta memohon keselamatan dan kerahayuan bagi seluruh alam semesta.

2. Menghaturkan Banten (Persembahan Suci)

Persembahyangan tidak akan lengkap tanpa banten atau persembahan. Saat Purnama, banten yang dihaturkan biasanya lebih istimewa dibandingkan hari biasa.

Baca Juga:Wisman Nekat Tightrope Walking Berbahaya di Air Terjun Sekumpul

  • Canang Sari: Persembahan harian yang paling dasar, namun saat Purnama biasanya diisi dengan bunga-bunga terbaik dan dilengkapi dengan canang pesucian dan canang genten.
  • Banten Pejati atau Daksina: Ini adalah persembahan yang lebih utama, sebagai simbol perwujudan Tuhan dan rasa bakti yang tulus.
  • Ajengan dan Buah-buahan: Umat juga mempersembahkan nasi, lauk-pauk, serta buah-buahan segar sebagai wujud syukur atas kemakmuran yang diberikan.

Setiap elemen dalam banten memiliki makna filosofis yang mendalam, merepresentasikan seluruh isi alam semesta yang dipersembahkan kembali kepada sumbernya.

3. Melukat (Ritual Penyucian Diri)

Karena Purnama adalah hari yang baik untuk penyucian, banyak umat Hindu Bali yang melakukan ritual melukat. Melukat adalah prosesi pembersihan diri secara lahir dan batin (sekala dan niskala) menggunakan air suci (tirta).

Umat akan mengunjungi sumber-sumber air yang disucikan seperti mata air (kelebutan), campuhan (pertemuan dua sungai), atau pura dengan pemandian suci seperti Pura Tirta Empul di Gianyar. Dengan mengguyur tubuh di bawah pancuran air suci sambil memanjatkan doa, mereka berharap segala kotoran, penyakit, dan energi negatif dalam diri dapat dilebur dan digantikan dengan kesucian.

4. Menjaga Perilaku dan Pikiran

Lebih dari sekadar ritual fisik, esensi Purnama terletak pada pengendalian diri. Pada hari ini, umat dianjurkan untuk:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini