Koster Minta Dinas Pertanian Bali Belajar ke Israel : Jangan Gitu-Gitu Aja, Nggak Akan Maju

Gubernur Bali dorong inovasi pertanian, mencontoh Israel yang sukses bertani meski minim lahan & air. Fokus teknologi tingkatkan hasil panen & atasi alih fungsi lahan.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 15 April 2025 | 16:02 WIB
Koster Minta Dinas Pertanian Bali Belajar ke Israel :  Jangan Gitu-Gitu Aja, Nggak Akan Maju
Gubernur Bali, Wayan Koster saat berpidato di Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali di Kantor DPRD Provinsi Bali, Selasa (15/4/2025) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

SuaraBali.id - Gubernur Bali, Wayan Koster meminta agar Provinsi Bali mengembangkan inovasi dalam bidang pertanian agar dapat menjadi lebih produktif lagi.

Dia secara khusus meminta Dinas Pertanian Bali untuk berkaca kepada Israel yang menurutnya memiliki sistem pertanian yang bagus.

Dia ingin mencontoh Israel yang sejatinya memiliki banyak tantangan untuk mengembangkan pertanian.

Namun, dengan teknologi dan inovasi yang mereka lakukan, mereka berhasil mengembangkan sektor pertanian mereka.

Baca Juga:Nasi Tepeng Bali, Menu Sarapan Nasi Lembek yang Membuat Banyak Turis Penasaran

Koster mencontohkan teknologi Israel yang mampu mengubah embun menjadi air untuk menyiram tanaman.

“Sekarang banyak metodenya yang sangat berhasil. Tidak lagi pertanian konvensional, tapi pertanian berbasis teknologi,” ujar Koster saat berpidato pada Pembukaan Musrenbang RKPD Provinsi Bali di Kantor Gubernur Bali, Selasa (15/4/2025).

“Kalau perlu belajar ke Israel yang luar biasa. Nggak punya lahan subur, tidak ada air, tapi pertaniannya sangat maju,” imbuhnya.

Politisi PDIP itu meminta agar Dinas Pertanian Provinsi Bali berupaya untuk meningkatkan teknologi agar meningkatkan hasil pertanian Bali.

Dia meminta agar memanfaatkan teknologi agar bisa melakukan tiga kali panen dalam setahun.

Baca Juga:Politisi Gerindra Kritik SE Larangan Air Minum Kemasan Plastik di Bali, Bagaimana Solusinya?

Selain itu, dia juga meminta agar mengupayakan untuk memanfaatkan lahan kering sebagai lahan pertanian modern.

“Belajar gitu pak (Kadis Pertanian Bali), jadi jangan gitu-gitu aja, nggak akan maju,” sentil Koster.

Namun demikian, Koster menjelaskan jika hasil pertanian untuk kebutuhan pokok warga Bali masih mengalami surplus pada hampir semua kebutuhan.

Hanya bawang putih yang masih belum bisa dipenuhi oleh pertanian di Bali.

Dia mencontohkan produksi beras yang masih mengalami surplus sebanyak 53 ribu ton pada tahun 2024.

Namun, Koster menekankan jika jumlah tersebut jauh menurun dibanding periode pertama dirinya menjabat sebagai gubernur yang bisa mengalami surplus sampai lebih dari 100 ribu ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini