Wisatawan Diarahkan Jelajahi Bali Utara, Timur, dan Barat Untuk Urai Kemacetan Saat Nataru

Dispar Bali dorong wisatawan kunjungi Bali Utara, Barat, & Timur saat Natal & Tahun Baru 2025 agar tak padat di selatan. Proyeksi kunjungan naik 20%, hingga 40 ribu/hari.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 12 Desember 2024 | 19:37 WIB
Wisatawan Diarahkan Jelajahi Bali Utara, Timur, dan Barat Untuk Urai Kemacetan Saat Nataru
Ilustrasi penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali. [Ist]

SuaraBali.id - Selama Natal dan Tahun Baru 2025 agar wisatawan tidak hanya padat di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan (Sarbagita), Dinas Pariwisata (Dispar) Bali mendorong pengaturan pola perjalanan wisata.

“Kami inginkan teman-teman usaha wisata mengarahkan wisatawan ke Bali Utara, Bali Barat, Bali Timur ya, sehingga Bali tidak  terkonsentrasinya di Selatan saja,” kata Kepala Dispar Bali Tjok Bagus Pemayun, Kamis (12/12/2024).

Ia menyebut bahwa pihaknya telah mengatur pola perjalanan dan diberikan ke asosiasi travel, dimana selain menonjolkan objek wisata, diarahkan juga agar wisatawan mendongkrak UMKM masyarakat setempat.

Cara ini diharapkan dapat berjalan selama periode Natal dan Tahun Baru 2025. Sebab berdasarkan proyeksi akan ada kenaikan kunjungan wisatawan mencapai 20 persen.

Baca Juga:Dua Wisman Tewas Jelang Libur Nataru, Monkey Forest Tak Bisa Dipastikan Kapan Dibuka Lagi

“Angkanya yang biasanya rata-rata per hari sekarang 15 ribu, saya yakin nanti hampir 20 ribuan, kalau digabung dengan domestik 30 ribu sampai 40 ribu,” ujarnya.

Ia setuju dengan usulan yang berkembang agar mengalihkan wisatawan jalur darat dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Buleleng sebelum ke Bali Selatan, menurutnya hal ini agar wisatawan merasakan karakteristik daerah-daerah yang belum banyak dikunjungi.

“Itu satu jalur dan ada karakteristik yang berbeda, di Buleleng kan lebih banyak wisata alam, karena memang di sana kekuatannya agrowisata, budayanya juga ada, ini lebih memudahkan orang mencari akomodasi yang sesuai dengan budget, tidak hanya melulu di Bali Selatan,” kata dia.

Berkaca dari tahun lalu dimana terjadi kelumpuhan lalu lintas di Bali Selatan hingga malam hari bahkan wisatawan tak dapat mengakses bandara.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, wisatawan diarahkan untuk mengikuti pola perjalanan ke luar Sarbagita, Dispar Bali melakukan kolaborasi dengan dinas perhubungan membentuk skema lalu lintas. (ANTARA)

Baca Juga:Dua Pengunjungnya Tertimpa Pohon Hingga Tewas, Monkey Forest Fokus Pada Korban

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini