Maksimalkan Jumlah Pemilih, Perekaman KTP Akan Dilakukan Sampai Hari Pencoblosan

Ia mengaku, banyak kendala yang terjadi di lapangan ketika turun melakukan perekaman.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 26 November 2024 | 19:52 WIB
Maksimalkan Jumlah Pemilih, Perekaman KTP Akan Dilakukan Sampai Hari Pencoblosan
Syarat coblos beda KTP apakah bisa (Freepik)

SuaraBali.id - Perekaman KTP Elektronik masih dimaksimalkan. Pasalnya hingga H-1 pencoblosan masih ada sebanyak 37.812 warga NTB yang masih belum melakukan perekaman KTP Elektronik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia mengatakan jumlah warga yang belum melakukan perekaman terus berubah.

Pasalnya, perekaman akan tetap dilayani hingga hari pencoblosan hal ini berdasarkan surat edaran Menteri dalam negeri. Diaman pencoblosan akan dilayani hingga pukul 12.00 wita.

"Data terus bergerak. Jauh sebelum pilpres dan pileg, termasuk pemilukada ini kami berkoordinasi dengan Dinas Dikbud dan Kemenag NTB berkaitan dengan treatment pemilih pemula," katanya Selasa (26/11) sore.

Baca Juga:Debat Ketiga Cagub dan Cawagub NTB Sempat Ricuh, Ini Pemicunya

Ia mengaku, banyak kendala yang terjadi di lapangan ketika turun melakukan perekaman. Misalnya, peserta didik tidak mau difoto saat menggunakan seragam sekolah. Bahkan ada mau difoto tetapi harus cukur rambut terlebih dahulu.

"Misalnya kita sudah menyiapkan layanan jemput bola ke sekolah dari target yang  ingin di capai 100 tapi yang merekam hanya 20 hingga 30 siswa. Kita tidak mungkin memaksa," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi NTB, M. Khuwailid menilai perekaman KTP Elektronik sudah dilayani degan cukup maksimal. Bahkan petugas perekaman dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) masing-masing daerah mendatangi langsung sekolah dan lingkungan setempat.

"Dinas Dukcapil melakukan upaya perekaman. Sesuai dengan surat edaran kementerian dalam negeri perekaman akan dilakukan sampai besok pukul 12.00 wita," katanya.

Berdasarkan data sebelumnya, jumlah warga yang belum memiliki KTP Elektronik yaitu sebanyak 109.553 orang.

Baca Juga:Penyidikan Kasus Penari Erotis di Mataram Dihentikan, Polisi Ungkap Alasannya

Namun dari jumlah ini warga yang melakukan perekaman terus meningkat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak