Pilkada Bupati dan Walikota di Bali Lebih Berpotensi Rusuh Dibanding Pemilihan Gubernur

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan kedekatan pemilih dengan tim sukses dan pasangan calon saat Pilkada.Bawa

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 31 Juli 2024 | 09:28 WIB
Pilkada Bupati dan Walikota di Bali Lebih Berpotensi Rusuh Dibanding Pemilihan Gubernur
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja saat ditemui di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Selasa (30/7/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

SuaraBali.id - Potensi terjadinya kerusuhan pada Pilkada Serentak Bulan November mendatang dinilai meningkat oleh Badan Pengawas Pemilu dibandingkan pada saat Pemilu 2024 lalu.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menjelaskan jika setiap Pilkada dilangsungkan, jumlah kerusuhan yang terjadi memang lebih banyak dibandingkan saat Pemilu Legislatif atau Pilpres.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan kedekatan pemilih dengan tim sukses dan pasangan calon saat Pilkada.

“Lebih rawan, tren Pilkada lebih rawan. Semua hampir kerusuhan itu di Pilkada. Pemilu ada satu atau dua, tapi di Pilkada banyak (kerusuhan),” ujar Rahmat saat ditemui pada Rapat Koordinasi Pilkada Serentak di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Selasa (30/7/2024)

Baca Juga:Mundur dari Jabatan Wabup Jembrana, Ipat Minta Maaf Janji Kampanye Tak Terpenuhi

“Kedekatan antara tim sukses, masyarakat, dan juga kompetisi yang sesama keluarga mungkin terjadi (saat Pilkada),” imbuhnya.

Selain itu, khususnya di Bali dia menekankan jika tingkat kewaspadaan terhadap kerusuhan ditujukan pada Pemilihan Bupati atau Walikota. Pasalnya, Pemilihan Gubernur Bali dinilai akan lebih aman dibandingkan Bupati dan Walikota.

“(Pilkada) Kabupaten Kota yang paling kita harus waspadai, bukan (Pemilihan) Gubernur. (Pemilihan) Gubernur Bali relatif aman,” ujarnya.

Namun demikian, Rahmat menilai indeks kerawanan Pemilu secara umum di Bali masih tergolong rawan sedang. Indeks kerawanan tersebut dinilai berdasarkan pengalaman Pilkada sebelumnya di daerah tersebut

Jika pada suatu daerah terjadi kerusuhan pada Pilkada sebelumnya, maka kemungkinan pada Pilkada selanjutnya akan mendapat indeks kerawanan tinggi.

Baca Juga:Penari Bali Cilik Ini Membuat Warganet Gemas Akan Gerakannya

“Di Bali cenderung lebih aman. Walaupun masih rawan sedang, Bali termasuk rawan sedang,” tuturnya.

“Biasanya belajar dari Pilkada sebelumnya. Itu yang akan dihitung sebagai salah satu data kami, ada kerusuhan Pilkada sebelumnya pasti (indeks kerawanan) tinggi,” pungkasnya.

Rapat koordinasi Pilkada Serentak digelar untuk mengecek persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak di Bali dan Nusa Tenggara. Rapat tersebut diikuti oleh Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto, Mendagri Tito Karnavian, serta lembaga terkait.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini