Warga Mapak Indah Tidak Berani Tidur, Khawatir Rumahnya Diterjang Ombak

Belasan rumah warga yang ada di pinggir pantai rata-rata sudah rusak dihantam gelombang.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 16 Maret 2024 | 10:58 WIB
Warga Mapak Indah Tidak Berani Tidur, Khawatir Rumahnya Diterjang Ombak
Rumah warga yang sangat dekat dengan pantai di Lingkungan Mapak Indah, Kota Mataram, NTB, Jumat (16/3/2024) [Suara.com/Buniamin]

SuaraBali.id - Gelombang tinggi yang terjadi saat ini kembali menghantam rumah warga di Lingkungan Mapak Indah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Gelombang tinggi membuat warga di harap-harap cemas dan bahkan tidak berani tidur.

Belasan rumah warga yang ada di pinggir pantai rata-rata sudah rusak dihantam gelombang. Rumah di lapisan kedua sudah mulai khawatir karena bisa saja sewaktu-waktu gelombang laut menghantam tempat tinggalnya.

Salah seorang warga di Lingkungan Mapak Indah, Kamil mengatakan selama ini rumahnya belum pernah dihantam langsung oleh ombak. Hal ini karena masih ada bangunan rumah di depan dan pasangan batu. 

“Ini rumah saya (sambil menunjuk red).  Belum kena, tapi depan kita sudah kena semua ini,” katanya Jumatt (15/3) sore.

Baca Juga:Prabowo-Gibran Menang Telak di Mataram, Ini Perbandingan Jumlah Suaranya

Ia mengatakan, saat ini masih tetap bertahan menempati rumahnya. Meksi ada rasa khawatir dengan gelombang yang sangat tinggi, tetapi dia dan keluarganya tidak punya pilihan lain.

“Setiap tahun terjadi ini. Rumah yang di depan kita rata-rata sudah habis dihantam ombak. Tidak ada pilihan lain,” katanya.

Kamil mengatakan kondisi ini sudah biasa terjadi setiap tahun dan berlangsung beberapa hari saja.

Sehingga warga setempat sudah mengetahui apa yang harus dilakukan jika gelombang laut dan angin kencang. Misalnya, keluar dari rumah jika gelombang tinggi sebagai langkah antisipasi. 

“Kita tidak berani tidur dan kita semua keluar untuk mengamankan diri,” katanya.

Baca Juga:Tragis! 4 Petugas KPPS di NTB Meninggal, 138 Kecelakaan Kerja

Sebagian warga Mapak Indah terutama yang tinggal di bibir pantai sudah pindah ke hunian sementara (huntara). Ia berharap, dengan kondisi saat ini bisa segera ikut pindah menempati rumah tersebut agar bisa lebih aman.

“Mau kita. Teman-teman sudah di sana. Katanya tinggal lima yang akan dibuat dan berharap kita dapat itu,” katanya.

Sementara itu, Yani mengaku sudah sebulan yang lalu pindah ke huntara yang disiapkan Pemkot Mataram. Meksi sudah pindah, sewaktu-waktu tetap ke rumah semua untuk memantau kondisi.

“Sudah sekitar sebulan yang lalu pindah. Sudah ditempati sama anak-anak saya di sana,” katanya.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Mahfuddin Noor mengatakan rumah rusak akibat gelombang pasang banyak yang sudah tidak ditempati. Jumlah rusak yaitu sekitar 12 unit rumah.

“Hanya rumah kosong. Seperti dulu itu ada 10-15 rumah,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini