Banyak Anak Ikut Kampanye, Jubir AMIN: Keadaan yang Tidak Bisa Kita Hindari

Ia menuturkan, setelah dihimbau, semua atribut dilepas dan sebagian anak-anak pulang.

Denada S Putri
Selasa, 06 Februari 2024 | 17:39 WIB
Banyak Anak Ikut Kampanye, Jubir AMIN: Keadaan yang Tidak Bisa Kita Hindari
Anak yang ikut pada saat kampanye Anies di Mataram dan dipakaikan bendera partai. [SuaraBali.id/Buniamin]

SuaraBali.id - Calon presiden (Capres) nomor urut 01 Anies Rasyid Baswedan menggelar rapat umum atau kampanye di Kota Mataram. Kampanye tersebut dihadiri ribuan pendukung dan banyak yang membawa anak-anak.

Hal itu disampaikan juru bicara (Jubir) pasangan AMIN, Zulkieflimansyah, Selasa (06/02/2024).

“Ini tidak bisa dihindari. Walaupun sudah ada larangan,” katanya. 

Ia mengatakan keterlibatan anak-anak pada masa kampanye sulit dihindari. Pasalnya, para orang tua yang membawa anaknya biasanya tidak ada tempat untuk menitipkannya. Dengan kondisi tersebut para orang tua terpaksa membawanya. 

Baca Juga:AWK Laporkan Caleg yang Demo ke Bawaslu, Sebut sebagai Kampanye Hitam

“Tapi orang tua tidak mungkin meninggalkan anaknya di rumah,” ucapnya. 

Sementara terkait dengan adanya orang tua yang memakaikan atribut partai kepada anaknya, mantan Gubernur NTB ini mengatakan karena orang tua yang  belum mengerti.

“Itu belum mengerti saja,” ujarnya. 

Menurut pria yang biasa disapa Dr. Zul, untuk bisa menghadirkan demokrasi yang matang di tengah masyarakat masih membutuhkan waktu.

Alasannya, karena jika masyarakat sudah mulai paham tentang hal tersebut maka keterlibatan anak-anak bisa dicegah.

Baca Juga:Begini Tulisan Spanduk Sindir Gibran Rakabuming Saat Kampanye di Bali

“Saya kira untuk menghadirkan demokrasi yang matang masih membutuhkan waktu,” sebutnya. 

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi NTB, Hasan Basri mengakui adanya anak-anak yang ikut terlibat pada kampanye Capres 01.

Akan tetapi, keterlibatan anak-anak ini disebut bukan karena ada mobilisasi melainkan disebabkan lokasi kampanye yang dekat dengan kampung warga. 

“Kami tanya anak-anak rata-rata dari kampung sebelah. Tadi kami sudah himbau agar tidak melibatkan anak-anak. Himbauan kami secara tertulis dan ketemu langsung dengan pihak tkd sebelum pelaksanaan kampanye,” jelasnya. 

Sementara terkait adanya anak-anak yang bawa bendera partai politik atau atribut kampanye lainnya, Hasan mengatakan atribut tersebut hanya digunakan anak-anak karena cuaca yang terik.

Ia menuturkan, setelah dihimbau, semua atribut dilepas dan sebagian anak-anak pulang. Ia mengklaim juga sempat memberikan pemberitahuan tertentu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini