60 Kasus Covid-19 Terdeteksi di Bali, Mayoritas Bergejala Ringan

60 pasien positif yang terdeteksi bukan datang ke rumah sakit karena Covid-19, namun berobat penyakit lain.

Denada S Putri
Jum'at, 15 Desember 2023 | 18:30 WIB
60 Kasus Covid-19 Terdeteksi di Bali, Mayoritas Bergejala Ringan
Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat oleh tenaga kesehatan (Nakes). [Istimewa]

SuaraBali.id - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali mulai mencatat kembali setiap kasus positif Covid-19 yang terdeteksi setelah sebelumnya dihentikan karena pencabutan status pandemi.

Hal itu disampaikan Kepala Diskes Bali I Nyoman Gede Anom belum lama ini. Ia menyebut, pencatatan itu sebagai bentuk antisipasi dari adanya kenaikan angka kasus di negara-negara tetangga.

"Seperti (negara tetangga) Singapura dan Malaysia yang didominasi oleh subvarian EG.5 turunan dari varian omicron dan masuk dalam kategori variant of interest (VOI)," katanya, disadur dari BeritaBali.com--Jaringan Suara.com, Jumat (15/12/2023).

Terhitung sejak 1-12 Desember 2023, katanya sudah ada 60 orang yang positif Covid-19 di Bali. Mereka ditemukan terpapar setelah dilakukan tes PCR di rumah sakit.

Baca Juga:Bali Provinsi Paling Aman di Indonesia, NTB Tertinggi

“Sesuai edaran terbaru Kemenkes terkait natal dan tahun baru karena di luar negeri dan di Indonesia (Jawa dan Bali) juga ditemukan kasus maka kita meningkatkan kewaspadaan dengan membuat edaran ke semua kabupaten/kota, jadi semua pasien di fasilitas kesehatan kalau ada yang operasi atau berobat saat ditemukan batuk pilek dilakukan PCR,” jelasnya.

Anom mengatakan, ini merupakan bentuk kewaspadaan Diskes Bali dari lonjakan Covid-19 meski proses skrining di tempat umum tidak dilakukan, hanya bagi pasien rumah sakit yang bergejala.

Ia menegaskan, 60 pasien positif yang terdeteksi bukan datang ke rumah sakit karena Covid-19, namun berobat penyakit lain. Mereka yang positif hanya bergejala ringan karena imunitas masyarakat Bali terbilang bagus setelah mendapat suntikan vaksin lengkap.

“Mereka masuk bukan karena covid-19 tetapi mau operasi, pas wawancara ada batuk dan pilek jadi di tes dan positif, tetapi gejala ringan dan tidak ada isolasi khusus,” ujarnya.

Adapun 60 kasus tersebut tersebar di tujuh kabupaten/kota. Yaitu Kabupaten Jembrana 8 kasus, Badung 24 kasus, Gianyar 6 kasus, Karangasem 9 kasus, Buleleng 1 kasus, Tabanan 1 kasus dan Kota Denpasar 11 kasus dengan kematian satu orang dari Denpasar.

Baca Juga:60 Kasus Covid-19 Ditemukan di Bali, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

Demi mengantisipasi lonjakan Covid-19, Kepala Diskes Bali itu menghimbau masyarakat untuk tidak panik. Namun tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes), kemudian bagi yang belum menerima suntikan vaksin penguat dapat mencari di Kantor Dinkes Bali.

Saat ini Bali masih memiliki stok vaksin sebanyak 705 dosis dan sudah mengajukan kembali vaksin jenis InaVac ke Kemenkes sebanyak 5.000 dosis sebagai bentuk antisipasi permintaan di masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini