Cerita Perajin Penjor KTT G20 Bali, Serasa Ketiban Rezeki Sampai Terpaksa Menolak Pesanan

Ia mengaku senang dapat dipercaya untuk membuat penjor hias, bahkan ia menyebut sampai menolak pesanan akibat takut kewalahan.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 09 November 2022 | 17:28 WIB
Cerita Perajin Penjor KTT G20 Bali, Serasa Ketiban Rezeki Sampai Terpaksa Menolak Pesanan
Penjor yang dipasang di jalur delegasi jelang gelaran KTT G20 Bali. [Suara.com / Putu Yonata Udawananda]

Turut berkontribusi bagi perhelatan akbar ini, Dana hanya berharap agar kedepannya usahanya bisa semakin maju pasca KTT G20 ini.

“Harapan saya gimana ya, semoga makin maju lagi setelah G20 ini. Ya biar ini (usaha) naik lagi,” pungkasnya.

Penjor-penjor yang diperkirakan berjumlah 2500 buah ini sudah mulai menghiasi sepanjang rute delegasi G20 dan venue-venue G20.

Menurut pantauan, jalan di sepanjang Bypass Ngurah Rai di Denpasar hingga mendekati Nusa Dua sudah terpasangi penjor yang menambah nuansa Bali dalam menyambut digelarnya KTT G20.

Baca Juga:Instansi Pemerintah di Denpasar Selatan 100 Persen WFH Selama KTT G20

Sebelumnya, spanduk dan baliho di sepanjang jalur delegasi G20 juga sudah disingkirkan oleh Satpol PP yang memberikan kesan bersih di sepanjang jalan.

KTT G20 sendiri akan dihelat pada tanggal 15-16 Nopember nanti yang berfokus di area Nusa Dua dengan beberapa event sampingan di Taman Hutan Raya Ngurah Rai dan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak