SuaraBali.id - Direktorat Lalu lintas Polda Bali dan Korlantas Polri memasang kamera ini dengan tujuan untuk mengawasi setiap kendaraan yang melintas.
Apabila terjadi pelanggaran, maka sistem kamera ETLE siap merekam dan langsung menilang.
Adapun 8 titik ETLE tersebut yakni Simpang Teuku Umar - Imambonjol (traffic light Buangan). Di Jalan Bypass Ngurah Rai - Pulau Serangan, Sanur (Depan SPBU SIMP Serangan). Di Jalan Baypass Ngurah Rai (sebelum Krisna Oleh-oleh Bali). Airport Ngurah Rai Tuban (Depan Base Ops). Kawasan Airport Ngurah Rai - Jalan Raya Tuban, Kuta (SIMP Tuban).
Kemudian, Jalan Bay Pass Ngurah Rai - Jalan Kampus Unud (SIMP Kampus). Di Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Benoa, Kuta Selatan, (Barat SPBU Pertamina 54.803.27). Terakhir di Jalan Bay Pass Ngurah Rai, Benoa, Kutsel (Timur SPBU Pertamina 54.803.27).
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan soal kamera ETLE di Denpasar ini.
Menurutnya 8 kamera ETLE ini tidak hanya mendukung program tilang tapi juga perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
"Jadi, Bali menjadi salah satu perhatian, dan Korlantas Polri melakukan pemasangan ETLE di 8 titik," terangnya ke awak media, pada Selasa 8 November 2022.
Diterangkan Kombes Satake, kamera ETLE yang terpasang dilengkapi kamera face recognition yang bisa mendeteksi wajah dan kamera plate connection untuk melacak identitas pemilik mobil.
"Semua akan terekam oleh kamera ETLE," bebernya.
Masyarakat harus tertib di wilayah yang dipasang ETLE. Seperti tidak boleh menggunakan HP saat berkendara baik menerima atau menelepon dan juga jangan menerobos lampu merah.
- 1
- 2