“Mbok tetap hormat dengan Nasdem, tetap cinta dengan orang-orang baik di Nasdem. Walaupun dibilang tidak memberi apa-apa, setidaknya mbok bisa meninggalkan rumah dengan bersih. Mbok Cuma berharap agar tidak ada statement yang justru menjadi blunder (bagi Nasdem),” tuturnya.
Ditelepon Berbagai Parpol
Usai memutuskan mundur, Niluh mengaku sudah ditelpon beberapa partai politik, namun ia mengaku memerlukan waktu untuk memutuskan langkah selanjutnya.
“Sudah ada telepon dari beberapa parpol, tapi mbok jawab dengan sederhana. ‘Let me sit down', mbok perlu mencerna apa yang telah terjadi,” ujar Niluh.
Meski begitu, ia mengaku tetap akan menyuarakan masyarakat Bali dengan kapasitasnya meski tanpa partai politik.
“Selama mbok Niluh bisa bermanfaat bagi masyarakat, bisa menjadi berkat untuk anak muda, wanita, dan lainnya, mbok akan selalu hadir,” pungkasnya.
Saat Ni Luh Djelantik memutuskan keluar dari Nasdem, cibiran pun mengalir, tak terkecuaki dari kader Partai NasDem. Salah satunya dari Wakil Sekjen DPP Partai NasDem Hermawi Taslim.
“Saya pikir lebih baik begitu ya, karena Ni Luh selama ini juga tidak berbuat apa-apa untuk partai, tidak ada aktivitas apa pun. Jadi, mundur pilihan yang paling pas buat Ni Luh,” ujar Hermawi Taslim.
Seperti diketahui, pengumuman Anies Baswedan sebagai capres Partai NasDem disampaikan langsung Ketua Umum Surya Paloh, Senin (3/10/2022).
Menurut Surya Paloh Anies Baswedan 'the best'.