Kematian Akibat Covid-19 Berkurang Secara Global, WHO : Akhir Sudah di Depan Mata

Adapun menurut laporan, kematian mingguan baru mencapai titik terendah minggu lalu sejak Maret 2020.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 15 September 2022 | 11:30 WIB
Kematian Akibat Covid-19 Berkurang Secara Global, WHO : Akhir Sudah di Depan Mata
Ilustrasi virus Covid-19 (Foto oleh cottonbro dari Pexels)

SuaraBali.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 11.000 kematian akibat Covid-19 berkurang secara global pada minggu 5-11 September, turun 22 persen dari minggu sebelumnya. WHO pun menyebut sinyal ini sebagai akhir pandemic.

Adapun menurut laporan, kematian mingguan baru mencapai titik terendah minggu lalu sejak Maret 2020.

Kasus mingguan baru juga turun 28 persen pada waktu itu, dari hampir 4,2 juta selama minggu 29 Agustus hingga 4 September menjadi sekitar 3,1 juta minggu lalu.

"Kami tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi ini," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada briefing Rabu (14/9/2022)

"Kami belum sampai di sana, tetapi akhir sudah di depan mata." Ujarnya.

Selama dua minggu terakhir seperti dilansir dari NBC News, kematian akibat Covid di AS tetap relatif datar.

Amerika Serikat mencatat rata-rata mingguan 478 kematian Covid-19 per hari, jauh di atas tingkat terendah yang pernah ada: 168 kematian harian pada minggu yang berakhir 6 Juli 2021. Pada Juni 2022, rata-ratanya adalah 258 kematian harian.

Namun, kasus Covid-19 baru yang tercatat telah menurun sebesar 14 persen dalam dua minggu terakhir, menjadi rata-rata kurang dari 73.000 per hari.

Koordinator respons Covid-19 Gedung Putih, Dr. Ashish Jha, mengatakan pekan lalu bahwa meskipun pandemi belum berakhir, AS telah melihat "perubahan penting dalam perjuangan kita melawan virus."

Tetapi Tedros memperingatkan pada hari Rabu bahwa negara-negara mungkin melihat "lebih banyak varian, lebih banyak kematian, lebih banyak gangguan dan lebih banyak ketidakpastian" jika mereka mengurangi upaya untuk menguji, memvaksinasi, dan mengobati.

WHO menyebut bahwa pernyataan berakhirnya Covid-19 sebagai darurat Kesehatan merupakan tanggung jawab pihaknya. Namun Tedros tidak menunjukkan Rabu bahwa deklarasi seperti itu sudah dekat.

Sebaliknya, WHO menguraikan enam tindakan utama untuk membantu negara-negara mengakhiri wabah mereka: pengujian lanjutan, pengobatan dan vaksinasi, pengendalian infeksi di fasilitas perawatan kesehatan, langkah-langkah untuk memerangi informasi yang salah dan komunikasi publik yang jelas.

"Seorang pelari maraton tidak berhenti ketika garis finis sudah terlihat," kata Tedros.

"Dia berlari lebih keras, dengan semua energi yang tersisa. Kita juga harus. Kita bisa melihat garis finis. Kita berada di posisi menang. Tapi sekarang adalah waktu terburuk untuk berhenti berlari." Jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini