Cerita Marshal Asal Dusun Sentalan Lombok Tengah Melihat Kecepatan Pembalap MotoGP di Depan Mata

Dukungan dari keluarga dan kerabat menjadi penyemangat tersendiri bagi Jusiantoni dalam melakoni tugasnya.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 12 Februari 2022 | 15:22 WIB
Cerita Marshal Asal Dusun Sentalan Lombok Tengah Melihat Kecepatan Pembalap MotoGP di Depan Mata
Jusiantoni (22) salah seorang marshal lokal asal Dusun Sentalan, Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) . [Foto : Suara.com / Lalu Muhammad Helmi Akbar]

Menurut Jusiantoni, yang membedakan MotoGP dengan World Superbike (WSBK) adalah kecepatannya. Jusiantoni mengaku motor dan pembalap MotoGP jauh lebih kencang dibandingkan WSBK lalu.

"Yang membedakan adalah kecepatannya. Pembalap MotoGP lebih kencang dan agresif dibandingkan pembalap WSBK," katanya.

Jusiantoni memang sempat bertugas saat event WSBK pada November 2021 silam.

"Lebih memusingkan untuk dilihat dan sangat kencang kalau MotoGP ini, apalagi kalau terjadi crash," bebernya.

Padahal, kata Jusiantoni ini baru merupakan tes pramusim. Bagaimana jika nanti balapan yang sesungguhnya.

"Saya kaget, apalagi nanti Maret balap yang asli ya, pasti tambah seru," ujarnya.

Ia berharap event tes pramusim dan event MotoGP Mandalika yang akan digelar pada bulan Maret mendatang dapat berjalan sukses.

Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak