Menurutnya, generasi muda sekarang memiliki peluang besar untuk menjadi UMKM karena pintar berinovasi dalam membuat kue dan roti.
CV Fenny merupakan toko perlengkapan bahan kue dan roti terbesar di Bali kini mengembangkan pasarnya mengikuti trend perkembangan digital. Melalui situs www.fennyonline.id masyarakat Bali khususnya dapat berbelanja lebih mudah dan cepat.
“Sekarang mereka buat enak tapi simple tidak mau ribet. Dulu mau buat apa rasanya susah. Dengan adanya teknologi dan bahan-bahan pendukung yang bagus mereka bisa berinovasi macam-macam,” tuturnya.
Chef Ajis menambahkan bakat anak muda di Bali dalam berinovasi membuat kue dan roti sangat banyak. Mereka harus difasilitasi dalam sebuah ajang sehingga mampu berinovasi dan berusaha menjadi pengusaha.
Baca Juga:Berdayakan Perempuan, Kemnaker Perluas Program Bantuan Kewirausahaan UMKM di Daerah
Perwakilan principal sponsor utama Live Baking Battle, Silvi, menuturkan pelaksanaan secara virtual merupakan salah satu cara untuk mengikuti prokes yang ditetapkan oleh satgas. Pihaknya berharap ajang ini dapat dilanjutkan pada tahun depan.
Supervisor Area Bali Tulips Chocolate, Alya Rahmatin menambahkan industry roti dan kue di daerah ini mulai tumbuh sejak November 2021. Sebelumnya, bidang kuliner kue dan roti ikut terpukul dengan adanya PPKM. Dia menjelaskan sejak awal 2021 mulai terjadi pergerakan permintaan dan semakin tinggi sejak November 2021.
“Selama pandemi turun 45 persen tetapi sekarang mulai stabil karena terbantu dengan adanya penjualan online meskipun belum normal,” jelasnya ditemui di lokasi sama.
Menurutnya, permintaan untuk produk cokelat bubuk dan sejenisnya yang digunakan untuk membuat kue di Bali sangat tinggi karena tumbuhnya pelaku usaha kuliner kue dan roti. Dia menegaskan adanya ajang seperti yang dilakukan CV Fenny ikut mendongkrak permintaan akan bahan baku kue.
Baca Juga:Danone Indonesia Dorong UMKM Bertransformasi Go Digital dengan Damping Indonesia 2021