alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sambut KTT G-20, PLN UID Bali Akan Tambah 21 Charging Station

Eviera Paramita Sandi Rabu, 08 Desember 2021 | 17:51 WIB

Sambut KTT G-20, PLN UID Bali Akan Tambah 21 Charging Station
Sejumlah peserta mengikuti Rally Motor Listrik di Bali. [Foto : ANTARA]

Saat ini di wilayah Provinsi Bali telah tersedia 77 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah.

SuaraBali.id - Charging station untuk pengisian daya kendaraan listrik di Bali semakin banyak dibagun. Fasilitas ini disediakan PLN UID Bali guna mendukung dalam mempercepat program pemerintah yakni kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Saat ini di wilayah Provinsi Bali telah tersedia 77 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah kabupaten/kota di Pulau Bali.

Untuk menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 mendatang, PLN akan membangun 21 unit SPKLU untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan internasional di Bali itu.

"Era kendaraan listrik sudah di depan mata, tugas PLN adalah memastikan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung hal tersebut, sehingga masyarakat semakin yakin untuk bermigrasi ke kendaraan listrik," kata Senior Manager PLN UID Bali Martindar Jalu Respati dalam keterangan yang diterima di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (8/12/2021).

Baca Juga: Keluh Pengelola Klub Malam di Bali : Prokes Ketat Sepi, Prokes Longgar Didenda

Pada kegiatan Rally Motor Listrik pertama di Indonesia yang dilaksanakan di wilayah Provinsi Bali beberapa waktu yang lalu, fasilitas Penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) ini pun dimanfaatkan.

"Para pemilik kendaraan bermotor listrik yang membutuhkan daya listrik saat mengikuti Rally Motor Listrik beberapa waktu yang lalu melakukan pengisian daya di SPLU yang telah kami sediakan,” ujar

PLN UID Bali menyediakan lokasi pengisian daya untuk kendaraan listrik milik para peserta reli sebagai salah satu wujud komitmen dalam membantu peningkatan pembangunan daerah melalui kepariwisataan untuk mewujudkan Sapta Pesona serta kegiatan masyarakat.

"Yang terpenting adalah kendaraan listrik tidak menghasilkan polusi, sehingga ramah lingkungan dan mampu membentuk citra positif di mata masyarakat internasional,” katanya.

Ia mengatakan, bentuk dukungan PLN utamanya adalah penyediaan infrastruktur kelistrikan bagi masyarakat pengguna kendaraan, sehingga masyarakat makin teredukasi bahwa memiliki kendaraan listrik sekarang ini sudah semakin nyaman, aman, dan murah. (ANTARA)

Baca Juga: 34 Klub Malam di Bali Dikumpulkan dan Diancam Tutup Jika Gelar Party Tahun Baru

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait