Ramalan Joko Joyoboyo Pilpres 2024 Ala Arief Poyuono, 3 Sosok yang Namanya Mendekati

Arief Poyuono menyebut tentang ramalan Joko Joyoboyo dihubungkan dengan pemenang Pilpres 2024. Menurutnya ini sarat dengan tradisi Jawa.

Eviera Paramita Sandi | Bagaskara Isdiansyah
Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:08 WIB
Ramalan Joko Joyoboyo Pilpres 2024 Ala Arief Poyuono, 3 Sosok yang Namanya Mendekati
Ramalan Jaya Baya. Foto: Ujare.com

SuaraBali.id - Pemilihan Presiden (Pilpres 2024) sebentar lagi dan kini banyak orang yang sudah membicarakan soal siapa calon presiden di 2024 nanti. Tak terkecuali politisi yang merupakan mantan wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Puyuono.

Arief Poyuono menyebut tentang ramalan Joko Joyoboyo dihubungkan dengan pemenang Pilpres 2024. Menurutnya ini sarat dengan tradisi Jawa.

Menurutnya dengan konsep pendekatan tradisi Jawa yakni Joko Joyoboyo, gambaran pemimpin Indonesia adalah sosok yang memiliki nama akhiran dari kata Noto Nogoro (menata negara).

"No itu Sukarno To itu Suharto No itu Yudhoyono, kemudian Mulyono nama kecil Jokowi, dan sisanya Go-Ro. Noto Nogoro," kata Arief kepada awak media, Senin (25/10/2021).

Dari gambaran ramalan ala Arief Puyuono, disebutnya ada tiga nama figur yang digadang-gadang menjadi capres yang bakal menang. Pertama, Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

"Syarat harus orang Jawa bagi presiden RI dan lahir di area Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah terpenuhi oleh ketiga tokoh tersebut," katanya.

Ia mengatakan, nama-nama lainnya seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, hingga Puan Maharani menurutnya di luar gambaran Jongko Joyoboyo. Ia menilai nama tersebut harus bekerja ekstra jika ingin menang di Pilpres 2024.

"Jadi percuma tokoh ini ngotot maju sebagai Capres pasti akan kalah dan cuma buang-buang duit aja loh," ujar Arief.

Sementara itu, ketika disinggung tiga nama kepala negara lainnya seperti BJ Habibie, Megawati Soekarnoputri dan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang tak sesuai dengan gambaran Noto Nogoro, menurutnya, ketiga kepala negara tersebut menjabat hanya sebentar tak sampai 5 tahun.

"Tidak masuk dong tidak sampai masa jabatan selesai."

News

Terkini

Tu Pekak tewas dengan delapan luka tusukan di bagian dada kanan, dada kiri, perut, paha, dan kedua kaki.

News | 09:55 WIB

Pengunjung yang datang berasal dari mancanegara dan juga warga Pulau Dewata.

News | 08:25 WIB

Inilah jadwal imsak dan buka puasa di sembilan kabupaten/kota di Bali, Jumat 24 Maret 2023.

News | 06:42 WIB

Berikut ini adalah resep kolak pisang komplet, manis dan enak

News | 10:00 WIB

Inilah jadwal imsak dan buka puasa di sembilan kabupaten/kota di Bali, Kamis 23 Maret 2023.

News | 09:10 WIB

Hari suci Nyepi sudah selesai pada Kamis 23 Maret 2023 pukul 06.00 WITA.

News | 06:01 WIB

Sholat tarawih ini pun dilaksanakan sebelum melaksanakan sunnah witir.

News | 05:40 WIB

Saat beribadah puasa sangat dianjurkan memenuhi kebutuhan energi dan asupan tubuh.

News | 03:49 WIB

WNA memasang tenda di sebuah bale bengong

News | 13:34 WIB

Umat Hindu mulai menjalani Catur Brata Penyepian pada Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945

News | 13:12 WIB

Kasus kekerasan seksual yang menimpa puluhan mahasiwi di Kota Mataram

News | 09:12 WIB

Tiga tahun tidak digelar lantaran pandemi Covid-19

News | 08:04 WIB

Wisatawan dan warga pun berebut mengabadikan gambarnya melalui ponsel atau kamera.

News | 21:32 WIB

Penolakan ini pun disampaikan Wayan Koster dalam surat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI.

News | 17:10 WIB

Pada malam Ramadan ini, umat muslim akan melakukan salat tarawih, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

News | 12:32 WIB
Tampilkan lebih banyak