SuaraBali.id - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Made Sumerta mengatakan bagi penyelenggara pendidikan yang peserta didiknya terdiri dari orang asing dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM membutuhkan perhatian sangat tinggi.
Hal tersebut penting dikarenakan selain memiliki risiko tinggi juga menyangkut reputasi pendidikan di Kabupaten Badung pada khususnya.
"Berbicara risiko lebih tinggi maka, perlu perhatian khusus yang lebih juga dari para penyelengara pendidikan tersebut dalam pelaksanaan PTM," jelasnya seperti diwartakan Beritabali.com- Jaringan SuaraBali.id
Hal tersebut penting dikarenakan, akan menyangkut reputasi pendidikan khususnya di Badung jika nanti ada siswa asing terpapar dalam PTM di sekolah.
"Tentu dalam Pelaksanaan nantinya kami (Dewan Badung) akan meminta report terkait pantauan di lapangan seperti apa selama pelaksanaan PTM di sekolah tersebut," ucapnya.
Maka dari itu Sumerta menambahkan, sangat penting dan perlu adanya koordinasi dengan pihak terkait menyangkut hal tersebut.