TNI Buka Suara soal Video Viral Pengeroyokan Warga Buleleng

Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana buka suara.

Dythia Novianty
Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:12 WIB
TNI Buka Suara soal Video Viral Pengeroyokan Warga Buleleng
Dandem Buleleng dipukul saat mantau tes Antigen, [Berita Bali/Istimewa]

SuaraBali.id - Video viral aparat TNI melakukan pengeroyokan terhadap warga di Desa Sidatapa, Kabupaten Buleleng, Bali membuat Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana buka suara.

Dilansir dari Berita Bali, Selasa (24/8/2021), Ida Bagus menyebutkan jika kejadian itu terjadi pada Senin (23/8/2021) pukul 08.00 WITA.

Hari itu, atas kesepakatan dan permintaan aparat dan tokoh masyarakat, digelar kegiatan tes swab antigen bagi warga Desa Sidatapa.

Kegiatan tersebut juga melibatkan Kodim 1609/Buleleng yang bekerja sama dengan pihak puskesmas.

Baca Juga:Viral Ojol Dikeroyok Oknum Karyawan Restoran Secara Brutal, Komplain Orderan Jadi Sebabnya

Ida Bagus menyampaikan, pada saat kegiatan melintas dua orang anak muda yang berboncengan sepeda motor tanpa mengenakan masker.

Sontak, anggota Tim Naggala yang berada di lokasi berupaya menghentikan kedua pemuda tersebut.

Bukannya berhenti, kedua pemuda itu malah menabrak salah satu anggota Kodim 1609/Buleleng, yang tergabung dalam Tim Nanggala.

Akibat insiden tersebut, anggota bernama Made Sastrawan dengan pangkat Kopda mengalami lecet pada bagian tangan.

"Namun kedua orang tersebut tidak mau berhenti malah menabrak salah satu Anggota Kodim 1609/Buleleng yang tergabung di Tim Nanggala Kopda Made Sastrawan yang menyebabkan tangannya lecet," kata Ida Bagus.

Baca Juga:Tes Antigen Ricuh antara Anggota TNI - Warga, Begini Kronologinya

Karena tindakan dua pemuda itu sudah membahayakan petugas, lanjut Ida Bagus, anggota BKO dari Raider 900/SBW, yakni Pratu Gagas Ribut Supriantoko berupaya mengejar. Hanya saja tidak berhasil.

Ida Bagus menambahkan, lima menit berselang kedua pemuda itu kembali mendatangi Pratu Gagas Ribut Suprianto. Kepada Pratu Gagas, kedua pemuda itu bertanya dengan nada menantang dan suara kencang.

"Selanjutnya anggota tersebut membawa kedua pemuda
menghadap Dandim 1609/Buleleng untuk dilaksanakan Swab Test Rapid Antigen," beber Ida Bagus.

Kepala Dandim Dipukul

Lokasi kejadian dekat dengan rumah kedua pemuda tersebut, lanjut Ida Bagus, tiba-tiba keluarga dari pemuda tersebut datang ke lokasi. Total ada lima orang yang berusaha menarik kedua pemuda itu untuk tidak mengikuti tes swab antigen.

Ida Bagus menambahkan, Dandim 1609/Buleleng yang ada di lokasi langsung memerintahkan kepada anggota untuk menahan kedua pelaku agar dilakukan tes swab antigen. Tiba-tiba, seorang warga bernama Kadek D langsung memukul kepala Dandim 1609/Buleleng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini