Baca Juga: Viral Video Dirut Bank Syariah di NTB Minta Izin Poligami
AR awalnya menggelar akad pernikahan bersama R, 16, pada Selasa (15/9/2020) di Desa Sekotong, Kecamatan Sekotong. Setelah itu dia menjalani akad nikah dengan remaja F, 16, pada Minggu (11/10/2021). Resepsinya digelar pada Senin (12/10/2021) yang berlangsung di Dusun Batu Bangke Desa Cendi Manik, tepatnya di kediaman AR.
Kisah terakhir, seorang petani di Lembar, Lombok Barat, Syaiful Bahri, 30, menikahi dua wanita sekaligus. Hanya saja akad nikah digelar di hari berbeda.
“Dalam satu malam satu, satu malamnya lagi satu, ndak sekaligus, beda hari,” kata Kasi Pelayanan Desa Lembar Ahmad Jumandito kepada wartawan, Selasa (23/6/2020).
Baca Juga:Nikahi Dua Perempuan Sekaligus, Istri: Saya Tahu Dimadu Setelah di Rumahnya
Syaiful menggelar resepsi pernikahan dengan Setiawati, 23, dan Hairani, 25, di hari yang sama yakni Sabtu (20/6/2021). Syaiful disebut bekerja sebagai petani. Dia juga pernah bekerja ke Malaysia sebagai TKI.
Mahar pernikahan ini juga jadi sorotan. Syaiful diketahui memberi mahar Rp 2 juta kepada masing-masing istrinya.
Ia mengaku awalnya berkomunikasi dengan Setiawati lewat medsos. Syaiful bisa berkomunikasi dengan Hariani setelah kontaknya diberikan Setiawati. Cinta segitiga bermula dari sini.
Syaiful bercerita lalu meyakinkan keduanya untuk menikah bersama. Hariani dan Setiawati pun setuju jadi istri Syaiful.
Baca Juga:Depresi Sayat Tangan Sendiri Pakai Silet, Bule Inggris Diterbangkan ke Bali