alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jelang Idul Adha, Begini Antisipasi Pengawasan Keluar Masuk Hewan Kurban di Bali

Dythia Novianty Minggu, 13 Juni 2021 | 09:25 WIB

Jelang Idul Adha, Begini Antisipasi Pengawasan Keluar Masuk Hewan Kurban di Bali
Ilustrasi hewan kurban. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Lalu lintas hewan yang akan diantar pulaukan, harus dipastikan memenuhi persyaratan karantina.

SuaraBali.id - Penanggung Jawab Wilker Pelabuhan Gilimanuk Balai Karantina Pertanian Drh. I Nyoman Ludra. M.P mengatakan, biasanya jelang Hari Raya Idul Adha terjadi peningkatan arus lalu lintas hewan sekitar 80 persen dari hari biasanya.

"Kami antisipasi pengawasan keluar masuk hewan guna mengantisipasi adanya penyakit menjelang Hari Raya Idul Adha dan memastikan hewan tersebut sehat di konsumsi nantinya," imbuhnya dilansir laman BeritaBali, Minggu (13/6/2021).

Pihaknya memastikan lalu lintas hewan yang akan diantar pulaukan, harus dipastikan memenuhi persyaratan karantina.

Persyaratan pengiriman sapi, lanjut Ludra, antar pulau bukan hewan kurban saja tetapi semua hewan.

Baca Juga: Masyarakat Diwajibkan Beli Daging Kurban dari Peternak Lokal

Pertama, harus ada rekomendasi dari daerah penerima, dari daerah penerima yang masuk harus ada Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan Dinas Peternakan tingkat I.

"Setelah mendapat surat rekomendasi SKKH selanjutnya dibawa ke pelayanan satu pintu badan perijinan PTS, dilanjutkan dengan membawa dokumen tersebut ke karantina untuk dilakukan pemeriksaan hewan dan jumlahnya," terangnya.

Ludra menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan di instalasi karantina serta pemeriksaan dokumen.

Jika sudah lengkap, selanjutnya dilakukan sertifikasi oleh petugas karantina, setelah membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sapi tersebut sudah layak untuk diberangkatkan.

Petugas Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Denpasar Wilayah Kerja (Wilker) Pelabuhan Gilimanuk, bekerja sama dengan pihak kepolisian di Gilimanuk, melakukan pengawasan di setiap pintu masuk dan keluar bagi pengguna jasa yang membawa hewan maupun hasil bahan asal hewan.

Baca Juga: Masya Allah Gadis Cilegon Gajinya Rp 800 Ribu Semangat Nabung Kurban Idul Adha

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait