Pakar: Voice Note Membuat Kesehatan Mental Lebih Baik Dibanding Chatting

"Dengan catatan suara, aku merasa jauh lebih mudah dalam menyampaikan maksud dan yang lebih penting, bagaimana kita mengatakannya," kata Jasmine G.

M Nurhadi | Rosiana Chozanah
Sabtu, 15 Mei 2021 | 12:42 WIB
Pakar: Voice Note Membuat Kesehatan Mental Lebih Baik Dibanding Chatting
Ilustrasi pesan suara. [9to5mac]

SuaraBali.id - Teknologi yang kian cepat membuat masyarakat tidak hanya bisa bertukar pesan jarak jauh tapi juga saling mengirim suara tanpa telepon atau yang disebut dengan voice note.

Sejak wabah virus corona menggerogoti berbagai negara di dunia, penggunaan voice note meningkat tajam.

Voice note makin banyak digunakan orang dengan berbagai alasam, diantaranya bisa didengar kapan pun dibanding panggilan suara, serta lebih cepat untuk merekam suara daripada mengetik pesan.

Terlebih, kadang pesan yang diketik dapat disalahartikan oleh penerima ketika nada yang digunakan tidak sesuai dengan maksud pengirim.

Baca Juga:Ahli Komunikasi: Perilaku Diam saat Ada Masalah Justru Memperburuk Keadaan

"Aku tahu bahwa terkadang aku membaca pesan dengan nada yang salah, dan kecemasanku muncul. Aku sering merasa orang marah kepadaku. Tetapi dengan catatan suara, aku merasa jauh lebih mudah dalam menyampaikan maksud dan yang lebih penting, bagaimana kita mengatakannya," kata PR profesional Jasmine Granton, dilansir Metro UK, Jumat (14/5/2021).

Sementara beberapa lainnya menyebut, pesan suara adalah wujud kasih sayang terhadap lawan bicara hingga mampu meningkatkan kualitas hubungan.

"Aku punya teman yang sedang menjalani kemoterapi, dia sering tidak bisa membaca pesan, jadi catatan suara adalah cara sempurna untuk memberi tahunya bahwa aku memikirkannya," ujar seorang ilustrator Nikki Groom.

Peneliti dari ExplorersWeb Daniel Mascaranhas mengklaim, saling berbalas pesan melalui pesan suara sangat bermanfaat bagi kesehatan mental.

"Komunikasi selalu berkembang. Satu hal yang selalu diperlukan adalah fleksibilitas. Catatan suara memungkinkan hal ini secara sempurna," imbuh Mascaranhas.

Baca Juga:Tak Cuma Lingkungan, Perubahan Iklim Juga Mengancam Kesehatan Mental

Faktor lain yang menyebabkan banyak orang menyukai pesan suara yakni tersampaikan pesan sesuai dengan yang diinginkan pengirim sehingga penerima tidak salah paham.

Tidak mendapatkan tanggapan atas catatan suara terasa lebih bisa dimaafkan daripada mengabaikan pesan tertulis dan pengirim sudah mengetahui bahwa pesannya sudah dibaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini