LIPI: Tidak Ada Babi Ngepet

Babi ngepet heboh di Sawangan Depok, Jawa Barat. Diklaim, babi ngepet ditangkap warga.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 29 April 2021 | 03:50 WIB
LIPI: Tidak Ada Babi Ngepet
Warga Sawangan Depok berhasil menangkap babi yang diduga babi ngepet [Suarabogor.id/ Supriyadi]

SuaraBali.id - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI menyatakan tidak ada babi ngepet. Peneliti LIPI, Taufiq Purna Nugraha, babi ngepet secara ilmiah tak ada.

Babi ngepet heboh di Sawangan Depok, Jawa Barat. Diklaim, babi ngepet ditangkap warga.

"Kalau dari sudut pandang ilmiah sih, itu babi ngepet atau bukan, saya nggak bisa jawab. Kalau di dalam ilmiah, tidak ada itu istilahnya babi ngepet," jelas Taufiq.

Dalam proses penangkapannya, orang-orang yang terlibat harus telanjang bulat agar bisa melihat wujud asli dari babi ngepet itu.

Baca Juga:Gus Romli: Percaya Munarman Tak Bersalah Sama Seperti Percaya Babi Ngepet

"Nah, di situlah orang itu duduk, dan di situlah proses dari manusia sampai menjadi babi, 1 jam 30 menit kurang-lebih lamanya itu menjadi babi, gitu ya. Dan itu pun hanya orang-orang yang dia membuka baju atau telanjang bulat yang melihat. Kalau nggak telanjang, enggak bisa melihat," jelas warga Sawangan, Adam Ibrahim.

Dengan beredarnya isu babi ngepet di Depok, paranormal Mbah Mijan mengungkap ciri-ciri dari salah satu bentuk pesugihan ini.

Menurut Mbah Mijan, babi ngepet bukanlah hewan.

Ciri-ciri babi ngepet yang paling mencolok adalah kaki belakangnya menyerupai kaki manusia, sedangkan kaki depannya mirip tangan manusia.

"Babi Ngepet bukan babi hewan, adapun ciri khas yang mencolok adalah kaki belakang menyerupai kaki manusia dan kaki depan menyerupai tangan manusia. Babi Ngepet adalah jelmaan dari orang "Ngilmu". Dokter Hewan adalah rujukan valid untuk tes Babi jadi-jadian atau hewan sungguhan," beber Mbah Mijan melalui akun Twitternya.

Mitos menceritakan bahwa bahwa siluman babi ngepet ini berasal dari Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur.

Baca Juga:Ibu di Depok Curigai Tetangganya Babi Ngepet, Banyak Uang Tapi Nganggur

Pelaku yang ingin menguasai ilmu hitam pesugihan ini bersama istrinya akan datang ke gunung menemui kuncen. Setelah mereka menyerahkan sesajen dan uang mahar dan menyatakan siap menanggung segala akibatnya, maka kuncen akan mempertemukan mereka dengan siluman babi.

Si pelaku akan membuat perjanjian menyerahkan tumbal nyawa dari kerabat dekat yang disayangi, biasanya anaknya sendiri.

Jika janji ini tidak dipenuhi, maka nyawa si pelaku sendiri yang akan menjadi gantinya. Setelah itu si pelaku akan memakan kotoran dari siluman babi lalu kuncen akan memberikan petunjuk serta alat kerja berupa sebuah kain hitam ghaib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini